Polisi Sita 5 Ton Minyak Mentah dan 1,4 Ton Minyak Tanah

 271 total views,  2 views today

minyak

Ilst Minyak Mentah

Muara Enim | KS-Kepolisian Resort (Polres), Muaraenim berhasil menyita sebanyak 5 Ton minyak mentah berikut mengamankan empat orang pelaku dan 1,4 Ton minyak tanah yang disimpan melalui 20 derigen berkapasitas masing-masing 70 liter beserta ketiga orang pelakunya.

Dari informasi yang dihimpun dilapangan, aksi pencurian minyak mentah terjadi pada, Selasa (6/8) sekitar pukul 23.00 WIB di lokasi Jalan Pertamina Desa Pagar Agung Kecamatan Rambang Kabupaten Muaraenim.

Modus kejahatannya, para pelaku Hendri (25) warga Dusun III Desa Muara Teladan Kabupaten Musi Banyu Asin (Muba) bersama rekannya Widodo (27) warga Bumi Restu Provinsi Lampung melobangi pipa minyak pertamina EP Prabumulih yang berlokasi di Desa Pagar Agung. Setelah dilubangi pelaku mengalirkannya dengan menggunakan selang yang panjangnya sekitar 10 meter.

Setalah tersambung pipa, minyak dialirkan ke dalam berapa Tedmond yang totalnya mencapai 5 Ton yang diangkut menggunakan mobil truk BG 8190 US yang disopiri Hendri dan kernetnya Widodo. Malang bagi keduanya, dalam perjalanan sekitar 700 meter dari lokasi tempat mereka menyedot minyak, truk tersebut tersiring lantaran jalan yang bergelombang dan rusak.

Lalu, kedua pelaku meminta pertolongan kepada pelaku lain yakni, Muhammad Yamin (42) sopir dan kernetnya Ismedi sama-sama warga Muba dengan truk BE 9568 TB. Di dalam truk sudah terdapat 6 Tedmond dan 3 drum untuk memindahkan minyak mentah yang berhasil dicuri pelaku Hendri dan Widodo.

Rupanya warga yang menaruh curiga atas aksi para pelaku tersebut lalu menghubungi petugas Polsek Rambang. Dalam hitungan tak sampai 1 jam, petugas berhasil berada di TKP sekaligu melakukan penyergapan. Ketiga pelaku, yakni, Widodo, Muhammad Yamin dan Idmedi berhasil ditangkap, sedangkan pelaku satunya lagi, Hendri berhasil kabur dari kejaran petugas.

Baru keesokan harinya, sekitar pukul 13.00 WIB,pelaku Hendri berhasil ditangkap petugas di rumah salah seorang warga di Desa Sukarame Kecamatan Rambang. Pelaku tak berkutik saat petugas menyergapnya.

Dari pengakuan pelaku, Hendri diwawancarai di Mapolres Muaraenim, Selasa (13/8) mengaku, dia nekat melarikan diri karena tak ingin terjerat hukum, kendati dia mengetahui kalau aksinya tersebut melanggar hukum.

“Aku lari, karena takut ditangkap pak. Sedangkan kawan aku lainnya sudah ditangkap lebih dulu. Besoknya, saat sedang santai di rumah warga di Desa Sukarame aku ditangkap petugas,” ungkap Hendri.

Dijelaskannya, kalau minyak ,mentah yang dicurinya akan dikirimkan kepada salah seorang rekannya yang tak lain adalah bossnya sendiri yang saat ini masih buron.

“Aku hanya pesuruh saja pak, setelah minyak berhasil dicuri, lalu minyak ada yang menampungnya,”jelasnya.

Sebelumnya, Sabtu (3/8) sekitar pukul 23.30 WIB, dalam operasi razia Polsek Penukal Abab berhasil menjaring mobil carry BG 1263 J yang bermuataan 20 dirijen minyak tanah yang berkapasitas masing-masing 70 liter atau totalnya 1,4 Ton. Mobil disopiri oleh Herwindo (30) warga Komplek Griya Anugerah Blok IV Kelurahan Rimbah Asam Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin dan Kerenetnya, Eko (31) warga Kelurahan Rimba Asam Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin.

Setelah berhasil menangkap kedua pelaku, petugas Polsek Penukal Abab berhasil mengamankan pemilik minyak yakni, Sarifudin (36) warga Telang Jaya Kelurahan Rimba Asam Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin.

Dari keterangan, Sarifudin kalau minyak mentah tersebut berasal dari Desa Sungai Angit Babat Toman Muba. Minyak mentah tersebut dari pengakuannya diberli seharga Rp 900 ribu per/drum, kemudian dijual kembali seharga Rp 1,050.000 ribu.

“Setiap drum aku untung hanya Rp 150 ribu. Minyak tanah ini rencana akan dijual ke Desa Teluk Lubuk Kecamatan Belimbing,”ujarnya.

“Tetapi, sayang, minyak tanah belum sempat dijual, mobil carry yang dikendarai anak buah aku, Herwindo dan Eko tertangkap saat razia,”jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Muaraenim AKBP Mohamad Aris melalui Kasat Reskrim AKP John Lis Letedara didampingi Kanit Pidsus Iptu Bambang Julianto membenarkan telah menyita sebanyak 5 Ton minyak mentah dan 1,4 Ton minyak tanah.

“5 Ton minyak mentah berasal dari pencurian melalui pipa pertamina di daerah Rambang bersama , empat orang pelaku bersama dua unit mobil truk berhasil diamankan Polsek Rambang, sedangkan, 1,4 Ton minyak tanah ditangkap dalam operasi razia oleh petugas Polsek Penukal Abab,”jelas Bambang.

“Para pelaku minyak mentah dan minyak tanah sebanyal tujuh orang sudah kita amankan di Mapolres Muaraenim guna pemeriksaan lebih lanjut,”pungkas Bambang.

 

Teks : SISWANTO

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster