Kumuh dan Berada Di Jalur Hijau, Lima Lapak Dibongkar Paksa

45 total views, 3 views today

HL-Andalas

Petugas Membongkar Paksa Lapak yang Menggangu Fasilitas Umumk | Joen KS

INDRALAYA|KS-Lima lapak liar yang berada di kawasan Timbangan, KM 32, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Inderalaya, Kabupaten Ogan Ilir, Selasa (13/8), kemarin dibongkar paksa oleh petugas dari Tata Kota dan Satpol PP, Ogan Ilir.

Pembongkaran paksa dilakukan lantaran lima lapak liar tersebut berada di jalur hijau dan membuat kumuh kawasan tersebut. Selain itu, keberadaannya kerap membuat kemacetan di seputar kawasan Timbangan.

Kelima lapak tersebut yakni lapak satu penjual bakso, tiga lapak penjual nasi dan satu lapak penjual bensin eceran. Kepala Badan Petamanan dan Kebersihan, Kabupaten OI, Akhmad Lutfi, Kasat Pol PP. Refly dan Lurah Timbangan Iswadi memimpin langsung pembongkaran tersebut.

Kepala Badan Pertamanan Dan Kebersihan Kota, A Lulfi S. Sos, didampingi Camat Inderalaya Utara, Zaidan dan Lurah Timbangan 32,  Suwandi mengatakan, pembongkaran dilakukan dalam upaya menciptakan kondisi kota yang bersih dan tertata dengan rapi.

’’Kawasan ini sering kali macet, akibatnya adanya pedagang liar, makanya kita lakukan pembongkaran. Tapi sebelum dibongkar kita sudah imbau, tapi sampai sekarang belum dilaksanakan dan terpaksa kami bongkar paksa,’’ tegasnya.

Lahan bekas lapak liar tersebut, lanjut Lutffi, rencananya untuk sementara akan digunakan tempat parkir nasabah Bank SumselBabel. ’’Setelah lapak liar kita bongkar, maka lokasi ini bisa digunakan sementara untuk tempat parkir kendaraan bagi nasabah Bank Sumselbabel, mungkin ada kerja sama nantinya,‘’ ungkap Lutfi.

Sementara itu, Lurah Timbangan 32, Suwandi menambahkan, sebelum adanya pembongkaran, pihak kelurahan terlebih dahulu melayangkan surat pemberitahuan dan peringatan kepada pemilik lapak untuk segera membongkar lapaknya lantaran mengganggu ketertiban umum.

“Ya, kita tidak asal bongkar paksa. Sebelumnya kita kasih surat pemberitahuan dan juga peringatan. Tapi, sayang surat tersebut tidak digubrisnya dan terpaksa kami bongkar habis. ada lima bangunan lapak liar yang kita bongkar. Rencana kita akan kerja sama dengan Bank Sumselbabel, dimana lahan tersebut sementara untuk dijadiakan lahan parkir nasabah bank,” ungkapnya.

Dilapangan terpantau, lapak-lapak liar tersebut dibongkar paksa oleh petugas Tata Kota yang berjumlah 20 orang dibantu oleh Sat Pol PP. Dalam pembongkaran lapak tersebut, arus lalulintas dikawasan tersebut sedikit tersendat lantaran disisi jalan terparkit truk yang akan menangkut lapak tersebut.

Selain itu, banyaknya pengguna jalan yang berhenti dan melihat pembongkaran tersebut menambah arus lalulintas semakin merayap.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Sarono P Sasmito





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com