Masyarakat Pali Akan Bentuk Lembaga Pemantau Pemkab Pali

 188 total views,  2 views today

Peserta-diskusi-tokoh-masyarakat-pali

Peserta Diskusi Tokoh Masyarakat PALI

PALI | KS-Guna mendukung pelaksanaan pemerintahan di Kabupaten Pali yang baru terbentuk, beberapa elemen masyarakat menyepakati akan membentuk Lembaga Pengkajian dan Pengawasan Pelaksanaan Pembangunan Pali.

Hal ini disepakati setelah melalui diskusi di eks Sekretariat Presidium Pembentukan Kab Pali di Jalan Baru Telkom Talang Ubi, Minggu (4/8).

Beberapa tokoh yang hadir dalam diskusi itu diantaranya Iskandar Anwar SE (eks Ketua DPH Presidium Pali), Drs H Soemaryono (eks Ketua Pansus Kab Pali), Edi Suprianto SH (Tokoh Pemuda), Kotam Nurdin (eks Sekjen Presidium Pali), Nasir Pidin (LSM Serampu), M Sahlan, Iwan Pidin, Sohirin, Globot Subki, Sofyan (semuanya eks Presidium Pali).

Menurut Edy Suprianto, terbentuknya lembaga ini hanya sebagai lembaga kontrol bagi Pemkab Pali. “Sekarang kan Pj Bupati bekerja sendiri, sementara DPRD belum terbentuk makanya kita menyepakati pembentukan lembaga ini untuk memberikan kontrol,” ujar mantan anggota DPRD Muara Enim ini.

Lembaga ini, lanjut Edy, akan mengawasi kinerja Pemkab agar tidak keluar dari rel cita-cita awal terbentuknya Kab Pali. “Perlu dicatat, kita bukanlah dewan. Tapi tak lebih sebagai lembaga kontrol,” tambahnya.

Sementara itu, Drs Soemaryono juga menegaskan, pembentukan lembaga ini bukan berniat menggulingkan penjabat bupati. Pembentukannya sendiri bertujuan sebagai mitra yang mengawasi pemerintahan.

“Dengan adanya lembaga ini, setidaknya Pak Heri (bupati, red) akan mempunyai mitra untuk konsultasi,” ujar mantan ketua Pansus Pali di DPRD Muara Enim ini.

Menurut Pak Deh, panggilan akrab Soemaryono, tujuan awal pembentukan kabupaten Pali adalah pertama adalah mempercepat dan mempermudah pelayanan publik, karena birokrasi ke Muara Enim jaraknya terlalu jauh. Kedua, wilayah kabupaten Muara enim terlalu luas. Sebelum dimekarkan Pali dan Prabumulih saja luasnya 9600km2. Karena terlalu luas, maka timbul keinginan untuk membangun diri sendiri. Dan ketiga adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di Pali.

“Karena kabupaten ini baru terbentuk, jangan sampai jalannya roda pemerintahan ini melenceng dari tujuan semula. Kita semua tahu, guru-guru di Pali serba kekurangan termasuk tenaga kesehatan. Nah sekarang kan belum terlihat tujuan itu tercapai. Karena kita baru mau memulai. Kita ingin tujuan ini terjaga,” sambung Pak Deh.

Selain itu, mantan Ketua Dewan Pelaksana Harian Presidium Pali H Iskandar Anwar menyambut positif pembentukan ini. Bagi Iskandar, dengan adanya lembaga ini akan memudahkan jalur komunikasi dengan Penjabat Bupati selaku penanggung jawab pemerintahan. “Ini kita lakukan guna mendukung bupati, mempermudah bupati menjalankan tugasnya,” tambah pengusaha muda ini.

Dalam diskusi itu disepakati nama lembaga itu adalah Lembaga Pengkajian dan Pengawasan Pelaksanaan Pembangunan Pali (LP5). Untuk membentuk Lembaga ini dan siapa saja yang menjadi anggotanya, forum menyepakati menunjuk Tim Kerja. Tim Kerja ini nantinya menyusun konsep tugas-tugas lembaga dan personel yang menggawanginyam Tim Kerja ini terdiri dari anggota DPRD Muara Enim asal dapil dan tokoh masyarakat independen asal 5 kecamatan.

Mereka adalah Edi suprianto SH, Drs Soemaryono, Iskandar anwar SE, M Sahlan, M Yamin (Tanah Abang), Devi Herianto SH MM (Abab), Basroni (Tempirai), Badarudin (Prabu Menang), Edi Rahmadi dan Sutan Amiril.

Guna memantapkan kinerja, pada 19 Agustus 2013 mendatang, tim ini akan menggelar pertemuan. Dan setiap hasil keputusan mereka akan senantiasa di ekspose ke publik. “Ini kan lembaga kontrol, tentunya akan kita sampaikan ke publik apa saja hasil kerjanya,” pungkas Edi Suprianto.

Teks/Foto : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster