Dana Sertifikasi Triwulan II Bakal Cair Akhir Tahun Ini

 267 total views,  4 views today

PALEMBANG | KS-Dana sertifikasi sejumlah guru untuk triwulan II yang sebelumnya sempat tertunda, akan segera di cairkan akhir tahun ini.  Kepastian ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kota Palembang Ahmad Zulianto ketika dibincangi, Minggu (4/8).

Zulianto menyebut, usulan dana sertifikasi untuk sejumlah guru yang tertunda itu sudah disampaikan ke Bank Sumsel Babel. “Jadi jika sesuai rencana kita, dana sertifikasi akan segera dicairkan akhir Desember atau awal Januari 2014. Semoga ini tidak ada kendala,” kata Zulianto.

Ia menjelaskan, total dana sertifikasi yang dialokasikan sebesar Rp50.516.890.700 dan akan dibagikan ke sekitar 2.841 guru TK, SD, SMP, SMA, SMK dan pengawas sekolah di Palembang.

Sedangkan untuk triwulan I, sudah dicairkan Rp24.530.563.300 untuk 2.358 guru TK, SD, dan SMP. Pencairan ini berlaku, baik bagi guru yang belum sama sekali menerima pencairan sejak triwulan I dan guru yang akan menerima untuk triwulan II.

Bagi guru yang belum sama sekali menerima sejak triwulan I, maka akan diberikan untuk dua triwulan sekaligus. Sebagian besar guru yang  belum menerima cairan dana sertifikasi sejak Januari lalu berasal dari semua guru SMA dan SMK serta beberapa guru SMP.

Hal ini disebabkan ketika pengumpulan data masih menggunakan sistem manual sehingga harus dipindahkan dulu ke data online yang memudahkan proses pencairan.

Dikatakannya, pencairan untuk sebagian guru di triwulan pertama disebabkan data guru yang bersangkutan belum lengkap. Selain itu seringnya ditemukan kesalahan data yang diajukan pihak Disdikpora dan bank.

“Misalnya sering terjadi perbedaan tanggal lahir, ini menjadi masalah karena siapa tahu nasabah yang bersangkutan juga berbeda. Itulah  yang membuat akhirnya pencairan ditangguhkan oleh bank,” jelasnya.

Hal ini membuat pihak Disdikpora akhirnya kembali memanggil guru yang bersangkutan, untuk memperbaiki data. Namun, pencairan akhirnya dilakukan pada triwulan selanjutnya karena selama masa perbaikan data jadwal pencairan sudah berakhir.

Dijelaskannya, jumlah dana sertifikasi bisa berubah dari masing-masing triwulan, tergantung dari jumlah guru yang masih memenuhi kriteria pencairan dana sertifikasi. Kriteria yang dimaksud mengenai kuota jam mengajar guru yang ditetapkan minimal harus mencapai 24 jam per minggunya.

Oleh sebab itu, setiap akan dijadwalkan pencairan guru harus mengumpulkan data terbaru karena siapa tahu ada guru yang tidak memenuhi kuota mengajar. Jika ditemukan, maka uang sertifikasi yang bersangkutan tidak bisa dicairkan untuk triwulan selanjutnya.

Selain itu, kenaikan gaji guru juga mempengaruhi besaran dana sertifikasi yang disiapkan pemerintah. “Jika guru mengalami kenaikan gaji, maka otomatis uang sertifikasi yang diterimanya akan meningkat. Karena uang sertifikasi merupakan gaji guru per bulan selama tiga bulan yang dibayarkan sekaligus,” tuturnya.

Dana sertifikasi sendiri berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang langsung dicairkan dari pusat. Sebelum disimpan di Bank Sumsel Babel sebagai mitra, dana tersebut dicairkan terlebih dahulu ke kas daerah.

Pencairan dilakukan, setelah Disdikpora Kota Palembang mengajukan usulan ke Bank Sumsel Babel yang kemudian diproses dan langsung dicairkan ke rekening masing-masing guru.  “Jadi kita mengusulkan, dan pihak bank yang akan memutuskan kapan bisa dicairkan,” tukasnya.

Teks    : Aminuddin

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster