Bisa Sarjana Tanpa Biaya

 352 total views,  2 views today

sarjanaPALEMBANG, KS-Setelah merealisasikan program sekolah gratis, dengan membebaskan pungutan biaya pendidikan untuk siswa di Sumatera Selatan (Sumsel) mulai dari jenjang pendidikan sekolah dasar (SD) sampai sekolah menengah atas (SMA).

Kedepannya, anak-anak di Sumsel pun bakal bisa menyandang gelar sarjana tanpa harus mengeluarkan biaya untuk kuliahnya di perguruan tinggi. Sebab menurut Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Sumsel, Widodo, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel akan melaksanakan program kuliah gratis.

Dengan program ini kata Widodo, anak-anak Sumsel akan menerima gelar sarjana tanpa harus mengeluarkan biaya kuliah sepeserpen. Artinya, anak orang yang tidak mampu sekalipun, nantinya dapat menikmati bangku kuliah.

“Gubernur tidak main-main dalam mengkampanyekan pendidikan gratis, di Sumsel. Setelah program sekolah gratis sukses menekan angka putus sekolah, kini jangkauan program ini akan ditingkatkan dengan program kuliah gratis,” kata Widodo yang dibincangi usai  menjadi pembicara diskusi bersama ‘Kaum Dhuafa Sulit Kuliah?’ yang digelar Yayasan Zikir Bathiniah Ilaiyah di Kelurahan Lebung Gajah, Kecamatan Sematang Borang, Palembang, kemarin.

Dikatakannya, sejak program ini diwacanakan, berbagai respon masyarakat dan praktisi bermunculan. Namun, mayoritas dari mereka menyambut baik program ini. Apalagi, Pemprov Sumsel telah terbukti dan sukses melaksanakan program pendidikan untuk rakyat, yang bernama program sekolah gratis lima tahun ini. “Ternyata respon para warga sangat positif akan diwujudkannya program kuliah gratis ini. Saya optimis, program ini akan berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Widodo mengaku, sebelum mendapat penjelasan, warga pesimis dengan program kuliah gratis ini. Pasalnya untuk biaya sekolah saja, masyarakat masih mengeluhkan pungutan yang ada sekolah.

Namun ditegaskan Widodo, jika pemprov dan pemerintahan kabupaten/kota nanti bisa seiring dan sepaham maka pungutan liar itu tidak akan ada lagi dan akan lebih dibenahi untuk peningkatan program sekolah dan kuliah gratis ini.

“Jadi ini adalah cara kita, untuk menghimpun pikiran masyarakat. Karena warga juga mempunyai aspirasi, untuk kemajuan Sumsel. Mereka sangat antusias dan mau mengawal itu semua. Bahkan, apabila ada pihak tertentu yang melakukan kontra terhadap program ini, warga siap menghadapinya, karena mereka juga menjadi bagian dari program ini,” ucapnya.

Lebih lanjut Widodo mengatakan, untuk merealisasikan program ini, Disdik Sumsel akan mengadakan rapat internal untuk lebih lanjut membahas tentang sistematik pelaksanaan program kuliah gratis. Rencananya, program ini akan berjalan pada 2014 mendatang yang akan dirumuskan dalam Peraturan Daerah (Perda) sebelum dan dibawa ke DPR RI.

“Apakah mungkin dilaksanakan?, dari sisi hitungannya sangat mungkin. Artinya kalau kita mau melaksanakan, maka kita akan bisa. Yang perlu sekarang adalah mengatur, bagaimana program ini akan diurus dan dilaksanakan,” tukasnya.

Teks    : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster