1000 Warga Miskin OKI Antri Zakat

 239 total views,  2 views today

Pemkab-OKI-saat-memberikan-zakat-kepada-warga

Pemkab OKI Memberikan Zakat Kepada Warga | Emil KS

KAYUAGUNG, KS-Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat, (2/8), menggelontorkan dana sebessar Rp 100.000.000, untuk zakat Mal dan dibagikan kepada 1000 warga miskin yang ada di kabupaten OKI.

Masing-masing wagra mendapat uang zakat sebesar Rp 100.000. Sekda OKI Ruslan Bahri, secara langsung memberikan zakat tersebut di Pendopo, rumah Dinas Bupati OKI.

Bupati OKI. H. Ishak Mekki melalui Sekda OKI, Ruslan Bahri  didampingi Asisten III Setda OKI, Husin, dalam acara pembagian tersebut mengatakan,  pembagian zakat mal  ini untuk membantu meringankan beban warga miskin terutama dalam menjelang hari lebaran yang tinggal menghitung hari.

“Saya berharap uang ini dapat meringankan beban warga yang kurang mampu, mudah-mudahan dengan bantuan ini mereka juga bisa bersama-sama dengan kita merayakan hari raya tanpa ada beban apapun,” jelasnya.

Warga yang sudah menerima zakat, lanjut sekda,  agar dimanfaatkan sebagaimana mestinya. “Memang zakat  itu tidak seberapa, tetapi paling tidak bisa meringankan beban mereka saat merayakan hari raya Idul Fitri,” jelasnya.

Ia menambahkan, zakat  yang dibagikan kepada warga tidak mampu sebanyak seluruhnya Rp 100.000.000 untuk 1000 warga miskin yang tersebar di kecamatan Kayuagung, OKI.

“Masing-masing warga dapat Rp 100.000. Pembagian zakat  ini kita laksanakan setiap tahun ketika menjelang hari lebaran, tujuannya untuk meringankan beban warga tidak mampu atau miskin,” ujarnya.

Sementara itu, Kabag Kesra, Anton Andika menambahkan, warga yang berhak menerima zakat mal ini yakni anak yatim, lanjut usia (lansia), tukang ojek dan tukang becak yang menerima zakat atau yang memang termasuk miskin.

Sumia (65), lansia, warga Kayuagung mengaku sangat senang dengan adanya zakat mal tersebut. Menurutnya hampir setiap tahun ketika menjelang lebaran, dirinya menerima bantuan dari pemerintah OKI ini. “Bantuan ini sudah bisa membantu meringankan beban kami,” ujarnya senang.

Ia juga mengaku, pembagian pada tahun ini agak berkurang, biasanya ada sembako, uang dan lain-lain akan tetapi tahun ini pembagian tunjangan hari raya (THR) oleh pemerintah kabupaten OKI hanya berupa zakal mal.

Info yang didapat, jumlah zakat yang dikeluarkan tahun ini mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Tahun lalu, warga miskin mendapat zakat berupa sembako, beras, dan uang, tetapi tahun ini warga miskin  hanya mendapat zakat mal berupa uang.

Masyarakat yang berhak menerima pembagian zakat ini datang dan antri dengan tertib, tidak terjadi desak-desakan. Karena setiap penerima bantuan sudah mendapatkan kupon, sementara yang tidak membawa kupon pengambilan maka tidak bisa menerima zakat.

Teks : Emil Hidayat.

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster