Masyarakat Dipinta Jaga Suasana Kondusif

 111 total views,  3 views today

PALEMBANG, KS-Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Alex Noerdin mengimbau kepada masyarakat, untuk menjaga suasana kondusif  menjelang Hari Raya Idul Fitri 1344 Hijiriyah.

Himbauan ini disampaikan Alex, usai memimpin apel gelar siaga pasukan  persiapan arus mudik dan operasi ketupat pengamanan menjelang lebaran Idul Fitri 1433H di lapangan Griya Agung, Kamis (1/8).

Apel gelar pasukan tersebut diikuti oleh seluruh personel yang akan terlibat dalam Operasi Ketupat 2013, seperti kepolisian, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, maupun Dinas Pemadam Kebakaran.

“Semua personel yang akan dikerahkan, hendaknya siap dan berupaya semaksimal mungkin, bertindak tegas, etis, dan humanis dalam bekerja untuk masyarakat menjelang hari raya maupun sebelumnya,” kata Alex membacakan amanat Kapolri, Jend Timur Pradopo.

Dalam amanatnya, Kapolri juga meminta agar personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat 2013 juga mewaspadai kegiatan sweeping ilegal, penyelewengan pendistribusian BBM, serta penimbunan sembako.

“Untuk itu saya meminta dukungan seluruh masyarakat untuk dapat bersama-sama menjaga kondusivitas dan keamanan di lingkungannya masing-masing karena tugas menjaga keamanan bukanlah semata-mata tugas dari TNI dan Polri, akan tetapi semua masyarakat dapat membantu menciptakan suasana yang aman dan nyaman,’’ imbau Alex.

Kegiatan apel gelar pasukan Operasi Ketupat 2013 ini juga dihadiri oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Saud Usman Nasution, serta seluruh pejabat Polda lainya. Juga turut hadir Pangdam II/Sriwijaya yang baru di Makodam II Sriwijaya,  Mayjen TNI Bambang Budi Waluyo YP.

Sementara Kapolda Sumsel, Irjen Pol Saud Usman Nasution mengatakan, operasi ketupat 2013  merupakan agenda nasional dilaksanakan setiap tahun agar masyarakat dalam merayakan Idul Fitri merasa aman dan nyaman.

“Setelah digelarnya apel ini seluruh pasukan  akan langsung menempati pos yang sudah didirikan, tentunya operasi akan berfokus di daerah yang rawan tindak kamtibmas, rawan laka lantas, dan rawan kemacetan,” tegasnya.

Dikatakan Saud Usman,  ada 59 pos pengamanan dan 53 pos pelayanan akan didirikan sepanjang jalur Lintas Timur, Jalur Lintas Tengah, Lintas Selatan dan Jalur Lintas Barat yang akan dibantu secara terpadu mulai personel Polri, tim patroli, dinas perhubungan, Palang Merah Indonesia, Jasaraharja, dan tim pelayanan kesehatan.

“Kepada para pemudik dapat memanfaatkan pos-pos yang sudah disediakan, dan tentunya yang paing penting adalah mematuhi peraturan lalu lintas yang ada sehingga dapat meminimalisir kecelakaan demi terjaminnya keselamatan,” tukasnya.

Teks    : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster