Tetap Rancang Strategi Disaat Libur

 307 total views,  2 views today

Kas-Hartadi

Kas Hartadi

PALEMBANG | KS-Laga lanjutan kompetisi Indonesia Super Legue (ISL) 2012/2013 bagi Sriwijaya FC (SFC) boleh jadi masih cukup lama digelar.

Masih dalam masa libur lebaran, sang juara bertahan baru melakoni pertandingan kala menjamu Mitra Kukar, Sabtu (24/8) dan Persisam Samarinda, Kamis (29/8) mendatang, di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang.

Akan tetapi, pelatih SFC, Kas Hartadi sudah memikirkan apa yang harus ia lakukan kepada anak asuhnya agar tampil lebih baik saat menjamu duo tim asal tanah Borneo. Diungkapkan Kas, meski masa saat ini masih libur, namun dengan adanya Pekerjaan Rumah (PR) yang harus diselesaikan membuatnya tak dapat terlalu santai.

Agar skuad asuhannya bisa tampil lebih memukau saat bertanding sebuah strategi tetap dia pikiran. Dan dalam latihan perdana usai libur lebaran yang rencananya akan dimulai pada Kamis (15/8) mendatang, akan lebih menekankan latihan pada sisi transisi.

“Transisi tim memang masih lemah dan lamban. Ini menjadi peer yang terus kita pikirkan. Bagaimana untuk selanjutnya masalah transisi ini sudah bisa berjalan dengan baik. Akan terus kita asah saat latihan nanti,” ungkapnya.

Mengenai masalah transisi yang terus menjadi kendala, Kas berharap sebelum menghadapi dua tim terdekat agar segera terselesaikan. Minimal, pelatih kelahiran, 6 Desember 1970 ingin Tantan Cs sudah mengalami sedikit perbaikan demi hasil positif.

“Sebelum menghadapi Mitra Kukar dan Persisam, saya harapkan masalah  transisi ini sudah lebih baik dengan menanamkan sikap disiplin kepada pemain,” harap Kas.

Pelatih asal Solo menyebutkan, lemahnya transisi timnya tidak lain dan tidak bukan dilatari tingkat disiplin pemain yang tidak begitu tinggi.

“Untuk meningkatkan daya transisi ini perlunya kesadaran pada diri pemain untuk menjaga posisinya masing-masing. Baik saat melakukan penyerangan maupun disaat lawan melakukan counter attack. Mereka harus sadar pada tugasnya untuk menunggu pos-posnya,” paparnya.

Sebagai informasi, kedua tim asal Kalimantan ini pernah menjadi mimpi buruk bagi Laskar Wong Kito di putaran pertama lalu. Saat itu, SFC harus menelan pil pahit dari keduanya dengan kekalahan telak dan skor identik mencolok, masing-masing 2-4.

Ketika itu, SFC seolah dianggap sebagai tim yang tidak konsistensi akan prestasi. Menuai spekulasi salah dalam merekrut pemain. Terutama di lini belakang, adalah Diogo Rangel Santos yang semula digaransi kontrak hingga tiga musim harus dikaji ulang.

Dan akhirnya kini sang pemain tersebut betul-betul hengkang, meskipun statusnya tetap punggawa SFC yang telah dipinjamkan guna menyerap ilmu bersama tim lain, Gresik United.

“Fokus sekarang kita bisa tampil baik dan bisa memenangkan pertandingan. Skor tidak menjadi ukuran, yang penting kita menang. Toh berapa pun skornya hitungan poin tetap sama, tiga,” tukasnya.

TEKS: SADAM MAULANA

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster