Masyarakat Pali Minta Kontrak PT PEBS Dibatalkan

 189 total views,  4 views today

 

PALI | KS-Keberadaan PT Petro Enim Betun Selo yang beroperasi di Pali dipertanyakan warga. Tidak adanya kepedulian terhadap daerah menjadi penyebab utamanya. Bahkan warga meminta kontrak PT PEBS dibatalkan.

Seperti dituturkan oleh Hendro, aktifis mahasiswa asal Desa Harapan Jaya. Menurut Hendro, dirinya mempertanyakan tindak nyata dari perusahaan terhadap lingkungan sekitar.

“Perusahaan sudah lama beroperasi, tapi tidak ada peran serta terhadap pembangunan daerah, khususnya desa di ring satu. Lihat saja jalan menuju desa seperti kubangan kerbau,” ujar Hendro.

Hal senada juga disampaikan Firdaus Hasbullah SH, tokoh masyarakat Pali. Kepada wartawan, Firdaus justru menuntut kontrak kerja PT PEBS dibatalkan. Menurut Firdaus yang juga berprofesi sebagai pengacara ini, dengan terbitnya UU No 7 tahun 2013 tentang Pembentukan Kabupaten Pali, dengan sendirinya kontrak PEBS batal demi hukum karena kontraknya hanya dengan Kabupaten Muara Enim.

“Batalkan saja, buat apa dipertahankan. Toh tidak ada manfaatnya bagi warga Pali. Jalan ke desa Purun Timur saja seperti kubangan kerbau, masyarakat masih miskin. Kita cari perusahaan yang peduli dengan rakyat saja,” ujarnya.

Warga lainnya, Heri juga mengeluhkan hal yang sama. Dirinya menyesalkan belum adanya kepastian tentang rekrutmen warga. “Kami bingung juga bagaimana nasib warga kami di PT PEBS,” ujar Heri.

Direktur Operasional PT PEBS, Handoyo saat dihubungi via seluar di 0878787906xx tidak aktif.

Untuk diketahui, PT PEBS adalah perusahaan kerja sama operasi PT Pertamina EP. Perusahaan ini mendapatkan kontrak untuk melakukan pengeboran minyak di Desa Purun Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten Pali.

Desa Purun Timur atau yang lebih dikenal dengan sebutan Betun Satu terkenal sebagai daerah kaya minyak. Saking banyaknya minyak didesa itu, pernah suatu ketika, beberapa tahun lalu minyak dari salah satu sumurnya menyembur sampai ketinggian ratusan meter. Tumpahan minyak itu sampai memenuhi pemukiman warga Purun Timur.

Pengamatan wartawan, perusahaan ini sudah beroperasi dan sudah mengirim minyak mentah ke Stasiun Pertamina Pengabuan. Bahkan perusahaan ini tidak perlu melakukan pengeboran lagi, karena kandungan minyaknya sudah tinggi.

amun, keberadaan warga sekitar hanya dipekerjakan sebagai penjaga keamanan semata. Untuk bidang pekerjaan lain menggunakan warga dari daerah lain.

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster