Lewati Batas Cuti, Sanksi Menanti

31 total views, 3 views today

cuti

INDRALAYA|KS-Pemerintah Kabupaten Ogan Ilir (OI), nampaknya tidak main-main dalam menindak para Pegawai Negeri Sipil (PNS), di lingkungannya jika terbukti melanggar aturan dengan menambah libur hari raya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Ogan Ilir H M Sobli akan memberikan sanksi tegas bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ogan Ilir yang sengaja melewati batas cuti bersama ditentukan.

Dalam aturan ditetapkan cuti dan libur bersama dimulai sejak 3 Agustus dan kembali kerja pada 12 Agustus mendatang.

“Ya, kami tidak akan mentolerir siapapun PNS yang melewati batas cuti. Semua telah diedarkan ke setiap SKPD dalam lingkungan Pemkab Ogan Ilir. Kami akan lakukan sidak untuk mengetahui absensi kehadiran pegawai,” kata Sekda Ogan Ilir HM Sobli, kemarin.

Menurutnya, berdasarkan catatan sepanjang satu semester tahun 2013, setidaknya ada dua PNS yang diberikan sanksi tegas berupa lisan maupun tertulis lantaran membolos kerja.

Hal itu dilakukan dalam rangka penegakkan disiplin pegawai di lingkungan Pemkab Ogan Ilir. Ketika masuk kerja pertama pasca libur Lebaran pihaknya juga meminta asisten, inspektur Inspektorat Kabupaten Ogan Ilir, kepala dinas, kantor, badan untuk melakukan pengawasan terhadap jajarannya.

“Ya, tentunya kami akan berikan sanksi sesuai dengan Peraturan Pemerintah No 53/2010 tentang disiplin PNS. Dalam PP No 53/2010 mengatur tentang kewajiban dan larangan, serta hukuman disiplin yang diberlakukan bagi seluruh PNS,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Ogan Ilir, Darjis melalui Sekretaris BKD Ogan Ilir, M Soleh menegaskan aturan cuti dan libur bersama tertuang dalam surat No 850/961/BKD/2013 perihal pengaturan jam kerja dan cuti bersama pada Hari Raya Idul Fitri.
Untuk hari libur nasional ditetapkan pada tanggal 8 dan 9 Agustus. Sementara pada tanggal 5,6,7 Agustus ditetapkan sebagai cuti bersama sehingga seluruh PNS diupayakan dapat masuk kerja pada 12 Agustus mendatang.

“surat edaran cuti bersama sudah ditempelkan disetiap SKPD masing-masing. Jadi kami minta SKPD masing-masing dapat meningkatkan pengawasan terhadap jajarannya masing-masing sebelum dan sesudah hari libur dan cuti bersama 2-12 Agustus,”terangnya.

Khusus untuk pengawasan akan dikembalikan ke SKPD masing-masing menginggat absensi berada dan dalam tanggung jawab SKPD bersangkutan.

Sebagai BKD, pihaknya hanya bersifat memantau saja dan jika ada rekomendasi dari SKPD yang menyatakan ada oknum pegawai yang melanggar disiplin pegawai, maka pihaknya tidak segan memberikan sanksi.

“Tapi kami mengimbau kepada PNS untuk masuk pada tanggal 12 Agustus. Tidak ada namanya penambahan libur kerja. Setiap pimpinan SKPD pun diharapkan dapat mengawasi setiap stafnya. Jangan sampai staf menambah sendiri cuti bersama ini,” ujarnya.

Untuk memastikan kehadiran pegawai hari pertama masuk kerja, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Sekda untuk melakukan sidak ke sejumlah SKPD.

“Kemungkinan besar akan dilakukan sidak. Sidak ini dimaksudkan untuk melihat kinerja pegawai pasca libur Lebaran ini. Jangan sampai usai cuti bersama dimanfaatkan pegawai untuk bermalas-malasan,” ucapnya.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Sarono P Sasmito





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com