Pelanggan PALI Nunggak Listrik Rp6,8 Miliar

 286 total views,  2 views today

pln

PALI | KS-Terhitung sejak awal tahun 2013, sekitar Rp 6,8 miliar pembengkakan tunggakan biaya listrik yang ada di wilayah PT PLN persero, Sumsel Jambi Bengkulu (S2JB) areal Lahat, Rayon Pendopo, belum terlunasi oleh warga.

Hal tersebut, dikatakan Manager PLN Rayon Pendopo, Darwis Hambali, Selasa (30/7).

“Sekitar Rp 6,8 miliar, dalam akumulasi terhitung sejak awal 2013, yakni Januari dan juga sebagian tahun 2012. Maka itu, kita menghimbau kepada masyarakat untuk segera memenuhi kewajibannya untuk melunasi tungakan tersebut,” ujar Darwis Hambali.

Terkait, dengan seringnya terjadi pemadaman listrik, ketika saat malam tiba, juga dijelaskannya lantaran terjadinya satu beban puncak, dari pukul 18.00 WIB-22-00 WIB, dimana masyarakat menghidupkan lampu secara bersamaan, sedangkan daya kemampuan penerangan hanya pas-pasan.

“Itu tadi, kalau malam kita mengalami satu beban puncak dengan daya pas-pasan, sehingga menyebabkan pemadaman terjadi. Kita sendiri sudah melakukan pemasangan Expres Pider, dari GI (Gunung Megang) sampai simpang Belimbing, dan sekarang sudah masuk dalam proses penebangan tanam tumbuh,” terangnya.

Untuk itu, dia berharap kepada seluru elemen masyarakat yang terkena pemampasan pada tanamannya, untuk merelakan. Sehingga peroses pemasangan Expres Pider, bisa berjalan lancar, sehingga listrik diwilayah rayon Pendopo memiliki daya yang lebih.

“Dalam penebangan tanam tumbuh, kita telah lakukan sosialisasi ke kades dan masyarakat. Namun masih banyak yang tetap saja tanamannya tidak mau dipampas, dan minta ganti rugi. Padahal kita sudah memiliki surat perintah dari Bupati Muaraenim untuk itu. Makanya, saya sangat berharap kepada masyarakat untuk saling membantu dan mendukung guna kemajuan kita bersama,” pungkasnya.

Teks : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster