Hentikan Pembantaian Muslim di Mesir

 210 total views,  2 views today

mesir

Ilustrasi Unjuk Rasa di Mesir | Dailymail.co.uk

OLEH SARONO P SASMITO

KISRUH politik di Mesir hingga saat ini belum terhenti. Bahkan ratusan nyawa kaum muslimin telah melayang akibat tragedi tersebut. Kita yang berada di Indonesia tentu sangat prihatin menyikapi kejadian ini. Apalagi Mesir adalah Negara yang memiliki sejarah panjang persahabatan dengan kita bahwa ketika di awal-awal kita merdeka. Negara piramida inilah yang memberikan pengakuan atau legitimasi atas kemerdekaan yang telah kita proklamasikan tahun 1945. Oleh karena itu amat wajar kalau kita juga harus menunjukkan solidaritas dengan meminta para pihak yang membantai kaum muslimin tersebut harus menghentikan aksinya.

Sebab tragedi pembantaian muslimin dan muslimat di Mesir dan di manapun harus dihentikan karena kehormatan darah kaum muslimin lebih bernilai dibanding nilai-nilai duniawi. Kita juga mengharapkan umat  di negeri ini dan negeri Mesir juga harus mengambil pelajaran HAM dan demokrasi akhirnya hanya akan menjadi alat pembantai umat.  Kita menilai perjuangan umat  dapat dilakukan dengan dakwah dan jihad. Hingga saat ini 72 orang tewas dan 292 terluka di Kairo, sementara delapan tewas dan sedikitnya 194 terluka di Iskandariah. Pertikaian berdarah masih terjadi di Mesir, antara pendukung presiden terguling, Mohammad Moursi, dan penentangnya yang didukung militer Mesir. Konflik berlatar perebutan kekuasaan di negara berperadaban paling tua di dunia ini dikhawatirkan bisa menular ke negara-negara Musim Semi Arab (Arab Springs). Sejak dua tahun lalu, konflik dan pembantaian terjadi di Suriah, yang dilakukan Presiden Suriah, Bashar al-Asaad.

Oleh karena itu amat wajar kalau kita juga menyerukan agar pembantaian ini segera di akhiri. Kita tidak menginginkan korban akan makin tambah banyak berjatuhan. Darah kaum muslimin dan muslimat yang tidak berdosa itu harus diselamatkan. Apalagi kita yang berada di Palembang dan Sumatera Selatan ini memiliki citra yang kuat sebagai umat yang memegang teguh nilai-nilai keislaman. Dalam kondisi demikian amat wajar dan logis kalau kita juga menyerukan kepada pimpinan nasional kita agar turut mengambil langkah-langkah tertentu berupa desakan agar pembantaian itu segera diakhiri.

Konflik politik ini menjadikan rakyat Mesir  jadi korban. Mereka banyak yang terbunuh secara miris dan mengerikan. Banyak pula di antaranya yang harus lari lintang pukang ketika tengah menunaikan solat lima waktu. Ini sungguh tindakan biadab yang di luar perikemanusiaan. Moga tragedy Mesir lekas berakhir. Dan negeri ini kembali dalam kedamaian.





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster