Gubernur Melarang, Wali Kota Mempersilakkan

 71 total views,  3 views today

mobil-dinas

Ilst Mobil Dinas

PALEMBANG,- KS-Boleh atau tidaknya mobil dinas dibawa untuk mudik lebaran, selalu menjadi polemik tiap tahunnya termasuk tahun ini.  Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Alex Noerdin sendiri melarang kendaraan plat merah itu dibawa mudik. Namun Wali Kota Palembang, H Romi Herton justru memperbolehkannya.

“Mobil dinas peruntukkannya adalah untuk keperluan pejabat, dalam melakukan perjalanan dinas. Jadi kalau dipakai untuk mudik lebaran bersama keluarga, maka itu tidak boleh atau dilarang,” kata Alex yang dibincangi di Griya Agung, Selasa (30/7).

Menurut Alex, semua pejabat dilingkungan pemerintah provinsi (pemprov) dilarang membawa mobil dinas untuk mudik. Jika ada, akan memberikan sanksi. “Bagi yang melanggar jelas akan kita berikan sanksi, untuk sanksi nya tidak dapat saya beritahukan saat ini,” tegasnya.

Alex menjelaskan, jika kendaraan dinas dipakai untuk keperluan pribadi seperti mudik lebaran tentu akan sangat berpengaruh pada perawatannya. “Karena itu, mari kita gunakan mobdin ini kita gunakan dengan se efektif atau sesuai dengan peruntukkannya yaitu untuk perjalanan dinas saja,” tegasnya.

Sementara itu pendapat berbeda disampaikan Wali Kota Palembang, H Romi Herton. Menurut Romi, Pemerintah Kota (pemkot) Palembang tidak akan melarang mobil dinas untuk dibawa mudik lebaran. “Silahkan untuk menggunakan kendaraan dinas, untuk mudik lebaran,”kata Romi, kemarin.

Namun sambung Romi, pemegang kendaraan itu harus bertanggung jawab atas kendaraan dinas yang dibawanya. “Dulu ada polemik, tidak boleh membawa mobil dinas untuk mudik. Namun kita sudah mendapatkan konfirmasi dari pemerintah pusat, kalau kendaraan dinas boleh dibawa mudik. Tetapi pemegangnya, harus menjaga dan melakukan perawatan mobil yang di bawa nya itu,”ucap Romi.

Sedangkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, Ucok Hidayat menambahkan, kendaraan plat merah itu memang boleh dibawa mudik. Namun jelas Ucok, ada batasan daerahnya yakni hanya berada di kawasan Sumsel. “Jangan terlalu jauh, cukup dalam wilayah Sumsel saja. Jika diluar Sumsel, janganlah,”sebut Ucok ketika dibincangi di Balai Kota Palembang, kemarin.

Ucok menjelaskan, mobil dinas diserahkan kepada pejabat tertentu sebagai fasilitas operasional pejabat tersebut. Pejabat yang diserahkan memegang mobil dinas ini diantaranya kepala dinas, sekretaris, serta kepala bidang (kabid).   “Mereka harus bertanggung jawab, terhadap pengelolaan dan perawatan mobil dinas yang diserahkan kepada mereka,” tegasnya.

Teks : Alam Trie Putra

Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com