Atasi Lonjakan Harga , Pemkot Akan Gelar OPM

 216 total views,  2 views today

PAGARALAM, KS—Upaya mengatasi lonjakan harga terhadap sejumlah kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1434 Hijriyah, Pemerintah Kota Pagaralam melalui Dinas Perindagkop UKM PP, segera menggelar pasar murah bahan pokok.

“Jika tidak ada aral melintang, hari ini (besok-red), kita akan membuka pasar murah bahan pokok di pasar Kuliner samping Alun-alun Selatan, Kota Pagaralam,” kata Kepala Disperindagkop UKM PP Ahmadi Damrah SE melalui Kasi PPerlindungan konsumen, Nasrullah Hanif SE, Senin (29/7).

Menurutnya, sejauh ini pihaknya tengah melakukan pemantauan langsung terhadap sejumlah pusat perbelanjaan,  guna mengamati kondisi berbagai kebutunan pokok di sejumlah pasar tradisional, seperti pasar Induk Nendagung, pasar Inpres dan Seghepat Seghendi menjelang hari raya Idul Fitri 1433 H.

“Menjelang lebaran Idul Fitri perlu dilakukan pemantaun terhadap berbagai harga kebutuhan pokok masyarakat termasuk kemungkinan terjadi kelangkaan dan melambungnya harga,” terangnya.

Ia mengatakan, sebagai langkah mengantisipasi lonjakan harga maupun terjadinya kelangkahan, pihaknya akan menggelar pasar murah yang akan dimulai  tanggal 30 Juli 2013.

“Kita menyiapkan 3 paket sembako dengan  harga Rp. 28 ribu yaitu telor satu karpet. Kemudian paket dua berisi minyak goreng 2 Kg,  gula 2 Kg, Gandum 1Kg dan mentega dua bungkus dipatok sebesar Rp. 48 ribu dan yang terakhir paket beras seberat 10 Kg dihargai Rp 60 ribu,”  jelasnya.

Sebetulnya, kata dia, upaya yang dilakukan dengan melakukan operasi pasar murah ini, setidaknya dapat membantu sekitar 30 persen warga Pagaralam, dapat menikmati harga kebutuhan murah yang didapat melalui operasi pasar murah (OPM).

“Saat ini harga kebutuhan seperti gula, minyak sayur, telor, tepung dan beras mengalami lonjalan. Sebab itu pelaksanaan OPM  ini dipandang sangat berpihak kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang lebaran,” jelas dia lagi.

Lebih jauh ia menjelaskan, saat ini kebutuhan pokok masyarakat justru mengalami peningkatan seperti minyak sayur naik Rp 1.000 hingga Rp1.500 per kilogram (kg).

“Memang, terjadinya kenaikan harga lebih didominasi oleh  banyaknya permintaan dengan melakukan aksi borong hingga persedian barang menjadi langka. Namun sejauh ini  kita telah menyediakan kebutuhan bahan pokok dengan harga murah di OPM, ujarnya.

Pelaksanaan OPM besok (Hari ini) ada sekitar 30 ton minyak sayur maupun gula yang telah disediakan untuk kebutuhan masyarakat kurang mampu. Ditambah lagi tepung gandum, beras dan telor.

“Pelaksanaan OPM sangatlah membantu masyarakat, sehingga dapat membantu dan meringankan masyarakat yang lebih membutuhkan,” katanya.

Terpisah, Wali Kota Pagaralam, Hj Ida Firiati Basjuni mengatakan, menjelang lebaran Idul Fitri 1434 Hijriah,  pemerintah lebih mengoptimalkan pengawasan pasar guna mengetahui pergerakan harga diberbagai kebutuah pokok masyarakat.

“Insya Allah, kita akan melakukan penanggulangan jika harga kebutuhan pokok melambung cukup tinggi, hingga menjadikakan masyarakat resah. Pemkot Pagaralam telah melakukan antisipasi lonjakan harga melalui operasi pasar  murah yang akan segera dibuka,” kata Ida singkat.

Teks : Antoni Stefen

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster