Tiga Hari Hanya Laku Dua Bendera

 267 total views,  2 views today

MUARA ENIM | KS-Sepinya pembeli bendera merah putih dalam rangka HUT RI ke-68, sangat dirasakan oleh para pedagang bendera merah putih yang ada di Kota Tanjung Enim, Kecamatan Lawang Kidul.

Hingga kini, barang dagangan mereka belum banyak diserbu para pembeli. Padahal kegiatan dan lomba HUT RI telah berakhir, dikarenakan masuknya bulan suci Ramadhan. Apa pun kondisinya, laku atau tidak laku, tanggal 16 Agustus tetap akan menjadi akhir dari usaha mereka.

Seperti yang dirasakan Aan (38), warga Garut Jawa Barat ini, dirinya mengaku sudah sepekan ini berjualan bendera merah putih di Kota Tanjung Enim Kabupaten Muaraenim. Berbagai ukuran bendera dan umbul-umbul telah di pajangnya. Namun, tetap saja jarang disambangi masyarakat.

“Sepi mas yang beli. Dalam tiga hari ini, bendera yang laku cuma dua. Itupun bendera ukuran kecil. Apapun yang terjadi, kita akan masih bertahan sampai tanggal 16 Agustus nanti,” tutur Aan dengan nada sedikit lemas saat disambangi Kabar Sumatera, kemarin (28/7).

Aan mengaku, dirinya baru pertama kali berjualan bendera dan umbul-umbul di Kota Tanjung Enim. Adapun bendera yang dibawanya dari Garut sebanyak satu kodi. Sedangkan umbul-umbul dua kodi. Jika habis terjual, maka akan dipasok kembali.

Menurut Aan, minimnya peminat bendera dan umbul-umbul ini dipengaruhi  oleh masuknya bulan ramadhan. Baik instansi maupun warga sipil umumnya mengurangi aktivitasnya. Apalagi kegiatan seperti kebiasaan lomba atau kegiatan menyemarakkan 17 Agustus, telah dimulai sebelum Agustus.

“Kita berharap mas, mulai 10 Agustus nanti, akan ramai pembeli bendera. Karena udah mendekati HUT RI. Kita bingung mas, pengeluaran lebih besar dari pemasukan. Belum lagi mau bayar biaya kontrak,” pungkas Aan sedikit mengeluh.

Senada dituturkan pedagang bendera lain, Khairudin (40) mengatakan, selama beberapa hari ini, bendera yang dirinya jajakan di pinggir jalan Kota Tanjung Enim sepi pembeli. Padahal, kata dia, lokasi dirinya berjualan sangat strategis karena ramai kendaraan yang melintas.

“Kami bingung mas, sampai sekarang masih banyak yang belum laku. Tapi mudah-mudahan, sekitar tanggal 10 Agustus nanti, pembelinya sudah mulai ramai. Karena mendekati perayaan HUT RI,” tutur Khairudin.

Adapun harga bendera dan umbul-umbul yang dijajakannya bervariasi, sesuai dengan ukurannya. Dari harga Rp15 ribu hingga Rp40 ribu. “Kita masih akan tetap bertahan berjualan, sampai mendekati 17 Agustus mendatang,” pungkas Khairudin.

Teks : SISWANTO

Editor : Junaedi Abdillah

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster