Penuhi Persyaratan, Proses Dipercepat

 223 total views,  2 views today

PAGARALAM, KS—Upaya mewujudkan pelayanan prima, Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Kota Pagaralam, menerapkan langkah progesif dalam  pengurusan sejumlah perizinan. Sementara selama ini izin, sesuatu hal yang diajukan masyarakat baru akan selesai sampai berbulan-bulan lamanya.

Namun, di saat ini (2013-red) paling lama penyelesaiannya dalam kurun waktu 3-7 hari kerja, kecuali perizinan yang menyangkut Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Izin Mendirikan Tower, Izin Lokasi dan Izin Operasional Rumah Sakit membutuhkan waktu selama 14 hari. Sebab hal dimaksud  ada hubungan dengan lingkungan.

Demikian dikatakan Kepala Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu Kota Pagaralam, Drs. Asran Bahuri SE MM, Minggu (28/7).

Diatakannya, proses percepatan pengurusan izin harus dilakukan secara progresif guna memperlancar berbagai kebutuhan masyarakat. Sehingga kebijakan yang diambil KPPT itu sendiri tidak terkesan memperhambat apalagi dapat mengancam lahan masyarakat yang benar-benar membutuhkan perizinan. Sementara berbagai persyaratan yang telah ditetapkan wajib dipenuhi oleh pemohon.

“Kita tidak pernah mempersulit keluarnya perizinan yang diajukan masyarakat maupun para pengusaha yang hendak membuka lahan baru ataupun pengembangan usaha. KPPT Kota Pagaralam menjanjikan pelayanan progresif secara cepat terhadap pemohon yang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan,” jelasnya.

KPPT Kota Pagaralam itu sendiri, kata Asran, yang baru berdiri sekitar dua tahun ini tentunya bukan hal  yang mudah untuk merubah paradigma pelayanan perizinan. Sedangkan berbagai opini yang berkembang selama ini di masyarakat sudah terlanjur tertanam, bahwa mengurus izin selain membutuhkan waktu yang lama termasuk pula  membutuhkan biaya yang mahal.

“Berdasarkan Permendagri No 24 Tahun 2006, waktu maksimal pengurusan izin secara umum mesti  selesai dalam tempo 15 hari,” kata Asran.

Ia menambahkan, hasil evaluasi BPPT Kota Pagaralam di tahun 2013 rata-rata penyelesaian izin lamanya hanya 1-7 hari. Sementara proses pengurusan izin dimaksud diantaranya meliputi, izin gangguan (HO), izin tempat usaha (SITU), izin usaha perdaganagan (SIUP), izin tanda daftar gudang (TDG), izin tanda daftar perusahaan (TDP), izin mendirikan bangunan (IMB), izin reklame, izin usaha  jasa kontruksi (IUJK), izin kursus / pendirian sekolah, izin usaha angkutan, izin trayek angkutan, izin mendirikan tower, izin lokasi, izin pemanfaatan /penebangan / pemanfaatan kayu, izin depot kayu, izin gergaji rantai, izin usaha kepariwisataan.

“Kemudian izin apotik / toko obat, izin praktik dokter umum / gigi / spesialis, izin bidan /  perawat, izin kerja perawat / apoteker / asisten apoteker, izin balai pengobatan / klinik, izin laboratorium klinik, izin operasional rumah sakit  dan  yang terakhir izin usaha (SKU),” imbuhnya.

Teks : Antoni Stefen

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster