Kuota Calon Mahasiswa Unsri Menyisakan 10 Persen

 338 total views,  4 views today

 

PALEMBANG | KS-Kuota kelas bagi mahasiswa Universitas Sriwijaya (Unsri) yang akan mengikuti perkuliahan di kampus Indralaya tinggal menyisakan sekitar 10 persen lagi. Sisa kuota tersebut merupakan dari jatah 60 persen yang diberikan dari keseluruhan kuota untuk mengikuti kegiatan belajar mengajar di kampus Indralaya.

“Tahun ini kami memang memberikan kesempatan bagi mahasiswa yang lolos di jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Ujian Saringan Mandiri (USM) Unsri untuk memilih kelas perkuliahan,” ujar Pembantu Rektor (PR) I Dr Ir H Anis Saggaf MSCE, Minggu (28/7).

Perbandingan kuota antara kampus Unsri Bukit dan Indralaya adalah 60:40 persen. Untuk saat ini sudah ada 50 persen kelas yang diisi oleh mahasiswa yang lolos pada jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Sehingga sisanya akan diberikan pada mahasiswa yang lolos pada jalur SBMPTN dan Ujian Saringan Mandiri (USM).

“Kami bertujuan untuk memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memilih kelas agar menghilangkan kesan perbedaan antara kampus Unsri dan Kampus Bukit. Kedua kampus tersebut mempunyai status yang sama sehingga tidak perlu ada perbedaan diantaranya,” tuturnya.

Untuk menentukan tempat dimana mahasiswa berkuliah, pihaknya memberikan prioritas dari domisili mahasiswa tersebut. Hal itu dikarenakan dengan pertimbangan seperti biaya transportasi mahasiswa tersebut, sehingga dapat meringankan mereka.

“Tetap memprioritaskan domisili dari mahasiswa tersebut, karena jika dekat akan lebih memperingan biaya transportasi mahasiswa tersebut,” ungkapnya.

Saat ini, sudah ada sekitar 200 mahasiswa dari jalur SBMPTN yang telah mengajukan dirinya mengikuti perkuliahan di kampus Indralaya. Kebanyakan dari mereka adalah yang berdomisili di daerah yang dekat dengan Kabupaten Ogan Ilir (OI). Nantinya mereka akan diseleksi lagi apakah dapat masuk ke kampus Indralaya atau tidak karena kuota hanya tinggal 10 persen saja.

“Tentunya akan diseleksi lagi, karena kuota tinggal sedikit. Namun kami mengatakan sekali lagi bahwa antara kampus Unsri dan Indralaya sama kualitasnya baik itu dalam ruang kelas, dosen maupun sistem pengajarannya,” tukasnya

Terpisah Ketua Panitia USM Unsri 2013 Zulkifli Dahlan mengatakan, terkait Para peserta yang mengikuti Ujian Saringan Masuk (USM) jenjang Diploma 3 dan beberapa Program studi S1 Universitas Sriwijaya (Unsri), yang akan diterima nantinya tidak hanya berdasarkan passing grade saja. Melainkan juga berdasarkan daya tampung yang ada dalam prodi tersebut. Apalagi daya tampung untuk beberapa prodi cukup terbatas.

“Jadi meskipun peserta tersebut mencapai passing grade, akan tetapi daya tampung tidak ada maka peserta tersebut tetap tidak dapat masuk,” ujarnya.

TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster