H-7, Perbaikan Jalan Harus Selesai

 196 total views,  2 views today

jalan-rusak

Ilst Jalan Rusak

PALEMBANG, KS-Komisi IV DPRD Sumatera Selatan (Sumsel), meminta Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga (BM) Sumsel dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Palembang III Palembang, untuk mempercepat pengerjaan dan perbaikan jalan yang ada di Sumsel baik itu jalan provinsi dan jalan negara.

Perbaikan jalan tersebut menurut Sekretaris Komisi IV DPRD Sumsel, Yudha Rinaldi, setidaknya paling lambat harus diselesaikan pada H-7. Perbaikan ini kata Yudha, harus diprioritaskan jalan yang akan dilalui arus mudik baik jalan utama maupun alternatif.

“Ada beberapa titik, yang harus segera diperbaiki sebelum H-7 seperti di jalur lintas tengah (jalinteng) ada kerusakan di Baturaja. Sementara di Palembang, di Jalan Soekarno-Hatta harus jadi prioritas,” kata Yudha dibincangi, kemarin.

“ Kita minta secepatnya, setidaknya H-7 semua jalan itu sudah selesai di perbaiki apakah di over lay atau di tambal sulam dengan menggunakan dana APBD provinsi,”sambungnya.

Kalaupun terjadi keterlambatan pengerjaan, Komisi IV meminta Dinas PU Bina Marga Sumsel menegur kontraktor yang melakukan perbaikan jalan tersebut untuk mempercepat mengerjaan jalan.

Sementara itu Kepala Bagian (Kabag) Perencanaan, BBPJN Wilayah III, Syarkowi menyebut, saat ini beberapa titik terus dikebut perbaikannya.  “Kondisi jalan sampai sekarang, terus diadakan perbaikan yang dilakukan sepanjang tahun. Sebagai antisipasi kemacetan, kami akan terus mempercepatnya,” kata Syarkowi.

Ia menjelaskan, saat ini sudah 44 persen jalan yang sudah mulus. Ia yakin, paa Desember 2013 mendatang jalan negara di Sumsel  100 persen akan mulus. Syarkowi juga menjelaskan pada H-10, pihaknya akan menghentikan perbaikan jalan.    “Kita sudah lakukan apa tugas pokok kita, yang menurut kita sudah bagus. Kondisinya lancar dan sudah siap sampai H-10,” ucapnya.

Beberapa jalan yang diperbaiki meliputi tiga kelompok. Perbaikan seluruh jalan ditempat, perbaikan jalan dengan melihat kondisi yang sudah baik dan sedang, serta perbaikan untuk jalan rusak yang terpaksa akan dilakukan rekonstruksi atau pembuatan jalan kembali.

Sementara untuk pembangunan underpass Simpang Patal, Syarkowi mengaku sudah tidak ada masalah lagi baik  pembebasan lahan maupun pemindahan utilitas.

“Namun kita, masih perlu berkoordinasi dengan Dinas PU BM baik provinsi maupun Kota Palembang untuk pembangunan pelebaran jalan.  Kita sudah mempunyai Dinas PU BM yang akan menyediakan infrastruktur,  dan meminta ahlinya dari pengamat transportasi Unsri,”tukasnya.

Teks    : Dicky Wahyudi

Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster