Remisi Idul Fitri Khusus NAPI Islam

 106 total views,  2 views today

napi

Ilst. Narapidana

LUBUKLINGGAU, KS – Seperti tahun sebelumnya, setiap kali Hari Raya Idul Fitri, setiap narapidana (Napi) akan mendapat remisi (potongan kurungan). Bagi Napi Islam, direncanakan akan mendapat remisi Idul Fitri. “Jadi Remisi khusus Idul Fitri diberikan pada warga binaan yang beragama Islam. Namun usulan ini belum final, karena masih menunggu intruksi dari Kementrian Hukum dan HAM,” kata Suherman, Kalapas Narkotika Muara Beliti, melalui Damri, Kasi Binadik, belum lama ini.

Sementara, pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 23 Juli, ada 10 orang anak yang menjalani hukuman, yang mendapatkan remisi. “Untuk peringatan hari HAN ada sepuluh narapidana yang berusia di bawah umur mendapatkan remisi,” tambahnya.

Dijelaskan, ada 241 narapidana di Lapas Narkotika Klas II-A Muara Beliti yang juga diusulkan mendapat remisi jelang Hari Raya Idul Fitri 1434 H, dan 244 narapidana untuk mendapatkan remisi kemerdekaan.

Lebih lanjut, Damri menjelaskan, tahun ini ratusan narapidana yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatn (Lapas) Kelas II-A Lubuklinggau dan Lapas Narkotika II-A Muara Beliti akan menerima remisi ganda, yakni remisi khusus Idul Fitri dan remisi umum Kemerdaan 17 Agustus. Terdata 736 narapidana akan menerima remisi khusus dan 730 menerima remisi umum.

Kalapas Lubuklinggau, Fernando Kloer melalui Kasi Binadik Junaini menjelaskan di Lubuklinggau, sedikitnya ada 495 narapidana yang diusulkan mendapatkan remisi Idul Fitri. Sedangkan untuk remisi 17 Agustus diusulkan 486 orang narapidana.

Sementara jumlah warga binaan di Lapas Lubuklinggau 745 orang, yang terdiri dari 741 muslim dan empat orang non muslim. “Kemungkinan nantinya akan ada retusan napi yang mendapatkan dua kali remisi, yakni Idul Fitri dan kemerdekaan. Namun pada remisi Idul Fitri ada 10 orang yang bebas murni,” katanya.

Menurutnya, narapidana yang mendapatkan remisi, hanya para narapidana yang berperilaku baik. Salah satu syaratnya telah menjalani enam bulan pidana. “Pemberian remisi itu akan diberikan terhadap sejumlah narapidana segala kasus kriminalitas yang dilakukannya,” kata Junaini.

Lebih lanjut, ia mengatakan pengajuan remisi bagi narapidana itu, sudah diajukan ke Kanwil Kemenkum HAM Sumsel di Palembang.  Namun sebelumnya, telah disetujui pihak Lapas akan mendapatkan Surat Keputusan (SK) mengenai siapa saja yang mendapatkan remisi.

“Sedangkan pengajuan remisi untuk kemerdekaan, tentunya semua napi yang sudah menjalani hukuman selama enam  ke atas bulan per 12 November 2012 diusulkan. Ini juga sudah diajukan, dan tinggal menunggu informasi dari Kanwil. Sementara untuk remisi HAN, kami tidak mendapatkan karena tidak ada narapidana anak-anak,” jelasnya.

TEKS : MOHAMAD IMRON (MEMETH)

EDITOR : IMRON SUPRIYADI





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster