Empat Titik Rawan Mesum

 334 total views,  2 views today

mesum

Lahat | KS-Ada beberapa tempat yang biasanya dijadikan oleh kawanan remaja untuk melakukan mesum dengan sangat mudah tanpa diketahui oleh orang banyak, diantaranya ada empat tempat mesum yang sering dijadikan tempat yang aman yaitu lapangan MTQ, Jembatan Lematang, Stasiun, dan Jalan Baru yang biasa disebut dengan jalan negara.

Pantauan Kabar Sumatera dilapangan, empat tempat yang rawan dijadikan tempat mesum ini masih saja ramai di kunjungi oleh para remaja yang haus akan hiburan.

Ada yang nongkrong sambil minum-minuman keras dan ada pula yang nongkrong sambil peluk-pelukan dengan wanita yang akan dijadikannya teman kencan pada malam tersebut.

Disamping itupun, remaja yang sering nongkrong diseputaran MTQ tersebut sama sekali tidak menghiraukan siapa saja yaang lewat disana dan tak juga menghiraukan kalau sekarang masih dalam bulan suci ramadhan akan tetapi mereka masih saja melakukan tindakan yang diharamkan oleh agama islam yang terpenting didalam pikiran mereka, mereka telah happy.

Udin (34), warga yang sering melintasi MTQ mengatakan, dirinya seringkali melihat Anak Baru Gede (ABG) yang nongkrong bersama banyak pria dan kadangkala pelukan tanpa ada rasa malu sama sekali dengan orang yang melintas.

“Kerap kali aku liat mereka itu duduk besampingan, dan saling cumbu akui dak tau maksud mereka tu apo yang pasti perlahan mereka telah merusak tatanan kabupaten lahat yang bernama Lahat Kota Taqwa, kemana kita meletakan nama taqwa tersebut jika generasinya semerawut seperti ini,” ungkapnya.

Udin melanjutkan, dia sangat berharap kepada pemerintah dalam hal ini dinas terkait yaitu Sat-Pol-PP untuk memberantas atau merazia itu semua, apalagi menurutnya saat ini bulan Ramadhan, jangan kotori lahat ini dengan hal yang sangat di haramkan oleh tuhan.

Hal senada disampaikan oleh Alvin, remaja yang sering melintasi jalan stasiun Kabupaten Lahat. Menurutnya selain adanya minuman keras juga ada hiburan musik sekencang-kencangnya sehingga warga sekitar merasa terganggu.

“Jangankan minuman keras kalau di staisun untuk karaokean secara suduk ado sudah untuk mesum. Gimana Lahat mau maju kalau masyarakatynya masih haus dengan hiburan kotor kayak ini. Kami berharap agar pemerintah secepatnya memberantas semua ini,” katanya kepada KS.

Sayangnya, saat KS menghubungi Kasat Pol-PP untuk konfirmasi mengenai hal ini ternyata Kasat Pol-PP Amirudin tidak ada ditempat atau sudah pulang. Sedangkan para staf yang berhubungan juga tidak ada ditempat.

Teks : Jumra Zefri

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster