922 Peserta Perebutkan Kursi di Unsri

 311 total views,  2 views today

unsri

PALEMBANG | KS-Sebanyak 922 peserta mengikuti tes untuk jenjang Diploma 3 dan beberapa Program studi S1 yang dilaksanakan hari ini (25/7).  Pelaksanaan tes ini sama seperti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Ujian Saringan Masuk (USM).

“Ujian ini dilakukan bagi mereka yang berminat pada jenjang enam program studi (prodi) D3 dari Fakultas Ekonomi (FE) dan Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) serta beberapa prodi S1,” ujar Ketua Panitia USM Unsri 2013 Dr Zulkifli Dahlan, Kamis (25/7) seraya mengatakan, masih ada beberapa prodi S1 yang kuotanya belum penuh, karena banyak calon mahasiswa (cama) yang tidak melakukan registrasi ulang.

Zulkifli merincikan keenam prodi tersebut adalah Manajemen Informatika, Akuntansi, Komputerisasi Akuntansi, Kesekretariatan, Manajemen Informatika dan Teknik Komputer Jaringan (TKJ).

Sementara itu untuk jenjang S1 antara lain adalah Fakultas Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Fakultas Pertanian (FP) dan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).

“Dari 922 peserta tersebut, 687 merupakan peserta jenjang D-III dan 295 peserta mengikuti tes untuk jenjang S1,” tuturnya

Lima prodi yang melaksanakan ujian dari FMIPA yakni fisika, matematika, biologi, ilmu kelautan dan Kimia. Sedangkan untuk FP adalah teknologi hasil perikanan, budidaya perairan, dan Peternakan serta prodi Kesmas.

Nantinya perkuliahan ketiga fakultas ini akan dilaksanakan di kampus Inderalaya karena fasilitas telah tersedia disana.

Menurutnya, Setelah ujian ini tidak akan ada lagi ujian masuk untuk ke Unsri, baru akan ada lagi pada tahun 2014 nanti. Hal ini dikarenakan kuota untuk tahun ini telah penuh, sedangkan pengumuman ujian ini akan dilakukan pada tanggal 29 Juli mendatang. Para peserta dapat melihatnya di situs Unsri yakni Unsri.ac.id.

“Penambahan kuota untuk MIPA sendiri, sebanyak 300 mahasiswa yang dibagi 60 pada masing-masing prodi. Selain penambahan Kuota pada fakultas Mipa, kekurangan kuota juga terjadi pada fakuktas pertanian yakni prodi budi daya perairan, teknologi hasil perikanan, dan peternakan,” tukasnya.

TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster