SFC Wajib Berbenah

 308 total views,  2 views today

SFC-Wajib-Berbenah

Foto Punggawa SFC Mendengarkan Arahan dari Pelatih Kas Hartadi

PALEMBANG | KS-Kemenangan tipis Sriwijaya FC (SFC) 1-0 atas PSPS Pekanbaru, Senin (22/7) malam, memang merubah posisi tabel klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) 2012/2013. Persib Bandung yang berada di peringkat tiga klasemen sebelumnya berhasil digeser ke posisi empat dengan 54 poin dari 27 laga, sementara SFC 56 poin dari 29 laga.

Walaupun hasil ini terbilang positif bagi klub berjuluk Laskar Wong Kito tetapi masih banyak yang harus dibenahi juru taktik asal Solo, Kas Hartadi. Dia mengungkapkan, dengan kondisi lapangan yang tidak kondusif, lapangan yang keras dan anak asuhnya yang terburu-buru ingin mencetak gol membuat timnya tidak mampu berbicara banyak dalam hal mencetak gol.

Kalaupun ada peluang semuanya mentah. Sekalipun penguasaan bola dalam ‘derby Andalas’ lebih dominan dikuasai tim asal Sumsatera Selatan (Sumsel). Tetap tidak ada penyelesaian akhir yang jitu disajikan Herman Dzumafo Cs. Mengingat, satu gol yang tercipta bagi SFC, itupun tercipta melalui titik putih kotak penalti.

“Secara hasil bisa dibilang bagus. Tapi untuk permainan kita masih jauh dari harapan. Ini yang masih menjadi peer agar dapat segera dibenahi,” ungkapnya.

Kas berharap kedepan anak asuhnya bisa beradaptasi jika dihadapkan dengan lapangan yang tidak bagus dan koordinasi lini depan bisa lebih komunikatif. “Semua lini akan kita perbaiki untuk  laga selanjutnya melawan  Persija,” kata Kas Hartadi.

Tak hanya itu, hasil positif meraih tiga poin di markas PSPS Pekanbaru malam lalu diharapkannya bisa menambah motivasi pemain dan kembali menjelma ketika menghadapi Persija Jakarta, Sabtu (27/7) mendatang. “Semoga saja lawan Persija motivasi anak-anak semakin tinggi untuk meraih poin penuh,” harap  ayah King Eric Kantona.

Kas menilai, pertandingan Senin malam lalu memang dirasakannya cukup berat. PSPS bermain lepas dan andai saja malam itu terjadi hasil imbang, dirinya mengatakan wajar, karena sepakbola itu memang sulit diprediksi. Boleh jadi laga sebelumnya PSPS kalah, namun belum tentu setelahnya mendapat hasil yang sama.

“Sama seperti kita, lawan Persela kita bisa bermain imbang, tapi ketika lawan Persepam, mana tahu kita bisa kalah banyak. Jadi dalam sepakbola jangan menganggap enteng lawan,” ujar Kas.
TEKS: SADAM MAULANA

EDITOR:RINALDI SYAHRIL

FOTO:BAGUS KS





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster