Lagi, Dua Kepala Dinas Diganti

 240 total views,  2 views today

PALEMBANG, KS-Setelah Kepala Dinas Tata Kota dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya (CK) Palembang yang dicopot, Senin (22/7). Kemarin (23/7), dua kepala dinas lagi dilingkungan Pemerintah Kota (pemkot) Palembang yang diganti.

Kedua kepala dinas yang harus meninggalkan jabatan yang didudukinya selama ini, yakni Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Palembang, Abdulllah S Farhan dan Kepala Badan Koordinator Penanaman Modal Daerah (BKPMD), Mahya Abunakir. Namun bedanya, dua kepala dinas ini memang mengajukan diri untuk mundur dari jabatan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, H Ucok Hidayat yang dibincangi, menyebut pergantian dua kepala dinas itu dilakukan karena sebelumnya, mereka sudah mengajukan pengunduran diri sejak beberapa minggu lalu.

“Kalau pak Farhan sudah mengajukan permohonan mundur sejak 16 Juli lalu, dan di disposisi oleh wali kota saat itu, pak Eddy Santana pada 17 Juli. Sedangkan, pak Mahya mengajukan permohonan pengunduran diri pada 15 Juli dan di disposisi oleh pak Eddy Santana pada 17 Juli,” jelas Ucok, saat ditemui di ruang kerjanya.

Menurut Ucok, agar tidak ada kekosongan jabatan maka pihaknya segera menindaklanjuti surat permohonan mundur tersebut. Saat ini, sudah ditunjuk pelaksana tugas untuk menjalankan tugas di dinas tersebut.

Untuk Dinas Dukcapil ditunjuk Camat Sematang Borang, Ali Sobri untuk menjadi pelaksana tugas. Sedangkan di BKPMD ditunjuk Kabid Pemetaan, Pengukuran dan Penerapan Sepadan Dinas Tata Kota Palembang, Ir Ridwan sebagai pelaksana tugas.

“Kita sudah meminta keduanya untuk menjadi pelaksana tugas, sehingga tugas-tugas yang ada di SKPD tersebut bisa dijalankan. Sebab, kita tidak ingin ada kekosongan jabatan sehingga menganggu pelayanan ke masyarakat,” bebernya.

Mantan Kepala Disdukcapil Kota Palembang, Abdullah Farhan yang dihubungi, mengaku ia memang sudah mengajukan pengunduran diri dari jabatannya. Menurut pria yang juga pernah menjabat sebagai Asisten I Setda Kota Palembang ini, ia mundur karena ingin fokus untuk menghabiskan masa tuanya bersama keluarga.

“Saya sudah lama mengabdi. Memang masih ada beberapa bulan lagi waktu saya untuk bekerja, tapi sepertinya sekarang saya mau istirahat. Mau mengurus cucu,” ungkapnya.

Sementara itu, di tempat terpisah Wali Kota Palembang, H Romi Herton enggan mengomentari soal pergantian kepala dinas tersebut. “Nanti saja, sekarang saya masih mempelajari soal pejabat-pejabat yang mundur beberapa waktu lalu. Saya harus segera mengganti pejabat-pejabat tersebut, agar tidak ada kekosongan,” tukasnya.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster