Kemenpora Didesak Tambah Anggaran Untuk ISG di Sumsel

 159 total views,  2 views today

tb6jsr6x

Menpora Roy Suryo

PALEMBANG, KS-Pemerintah pusat hanya menganggarkan dana Rp80 miliar, untuk pelaksanaan Islamic Solidarity Games (ISG) 2013, pada 22 September-1 Oktober mendatang di Sumatera Selatan (Sumsel).

Anggaran ini, terbilang minim karena untuk penyelenggaraan ISG sendiri, Sumsel membutuhkan dana Rp160 miliar. Karenanya Komisi V DPRD Sumsel, mendatangi Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), agar menambah anggaran untuk pelaksanaan ISG di Sumsel.

“Hari ini, kami bertemu dengan Asisten Advis, Biro Keuangan dan Biro Hukum Kemenpora guna mendesak mereka menambah anggaran untuk pelaksanaan ISG di Sumsel. Kita harus lakukan ini, karena Rp80 miliar yang sudah dianggarkan untuk Sumsel, tidak mencukupi untuk melaksanakan ISG,” kata Sekretaris Komisi V DPRD Sumsel, Anita Noeringhati yang dihubungi, Selasa (23/7).

Politisi Partai Golkar ini menyebut, saat menunjuk ISG di Riau, pemerintah menganggarkan dana Rp200 miliar dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) plus dana shering Rp45 miliar dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Riau.

Namun karena kondisi venue di Riau, belum siap sehingga tuan rumah dipindahkan ke Jakarta. Tetapi dengan alasan yang sama, kemudian ISG dipindahkan ke Sumsel karena dianggap memiliki fasilitas olahraga berstandar internasional.

“Seperti renang, kalau ISG baik pria dan wanita lokasinya di pisah. Di Sumsel kita memiliki venue renang, dan kolam renang Lumban Tirta yang bisa di pakai,”katanya.

Namun kesiapan Sumsel itu ternyata membuat pemerintah memangkas anggaran, harusnya Rp200 miliar menjadi Rp80 miliar dengan alasan untuk dana efisiensi Kemenpora.

“Dengan anggaran itu, tidak mungkin kita melaksanakan ISG. Anggaran ini saja, jauh dari anggaran untuk SEA Games 2011 lalu padahal kegiatanya lebih besar,” ucapnya.

Karenanya tegas Anita, Kemenpora harus menambah anggaran untuk pelaksanaan ISG tersebut agar berjalan sukses. Selain mendesak agar adanya tambahan dana, mereka sebut Anita juga mendesak Kemenpora agar dalam minggu ini Keputusan Presiden (Kepres) tentang penunjukan Sumsel sebagai tuan rumah ISG 2013 segera turun.  “Kepres ini, sangat penting sebagai landasan hukum bagi pelaksanaan ISG di Sumsel,” tukasnya.

Teks    : Dicky Wahyudi

Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster