Joko Kirmanto : November, Pembangunan Harus Dikerjakan

 243 total views,  2 views today

HL-andalas

Menteri Pekerjaan Umum, Joko Kirmanto

INDERALAYA|KS-Proyek pembangunan jalan tol Palembang-Inderalaya sepanjang 22kilometer harus segera dikerjakan. Palaling lambat, November ini harus segera dimulai pengerjaannya.

Hal tersebut ditegaskan Menteri Pekerjaan  Umum, Joko Kirmanto, saat meninjau langsung proyek jalan tol di titik nol yang berlokasi di Kota Inderalaya, Selasa (23/7), kemarin.

“Ya, kita minta paling lambat November tahun ini pihak terkait untuk segera mengerjakan proyek pembangunan jalan tol,” tuturnya.

Menurutnya, hal itu seiring dengan semakin meningkatnya kuantitas kendaraan yang melintas di sepanjang Jalan Lintas Timur (Jalintim), Palembang-Inderalaya serta meminimalisir dampak kemacetan.

“Untuk merealisasikan pembangunan mega proyek tersebut, kami telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,2 triliun yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN),” ungkapnya.

Joko menambahkan, dana yang disiapkan itu, selain digunakan untuk pengerjaan pembangunan jalan tol, juga dialokasikan untuk pembebasan lahan warga yang terkena pembangunan.

“Ya, kami optimis pengerjaan pembangunan jalan tol ini dapat selesai dalam kurun waktu satu tahun ke depan,” ujarnya.

Selain meninjau persiapan proyek pembangunan jalan tol di ke Kabupaten Ogan Ilir, masih katanya, pihaknya juga selain meninjau beberapa proyek di Ogan Komering Ilir. Menurutnya, pembangunan jalan tol itu sangat mendesak salah satunya untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi di Jalintim.

“Oleh sebab itu, saya ingin meyakinkan apakah betul pembebasan lahan ini akan selesai. Tadi, persiapannya katanya sudah mantap. Katanya juga, untuk pembebasan lahan tidak akan menemui masalah,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PU BM Ogan Ilir, H Muhsin Abdullah menambahkan khusus Ogan Ilir akan bertugas melakukan pendataan awal terhadap pemilik lahan yang terkena pembangunan jalan tol.

“Untuk sosialisasi sudah dilakukan ke pemilik lahan. Hanya saja kami akan kembali meninjau ulang pembangunan jalan tol itu menginggat sket jalur pembangunan berubah,” tuturnya.

Usai melakukan pendataan dan pembebasan ganti untung, sambung Muhsin, tugas selanjutnya dilimpahkan kepada investor selaku pihak ketiga yang melakukan pengerjaan pembangunan jalan tol.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Sarono P Sasmito





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster