Bandit PALI Tewas Dipelor Polisi

 546 total views,  2 views today

Hl-andalas-1

Tersangka Edi terkapar di RSUD Talang Ubi setelah dihadiahi pelor panas petuga polsek Talang Ubi. | Indra KS

PALI | KS-Masyarakat Kabupaten PALI kini sedikit lega. Bandit yang selama ini meresahkan dan mengancam warga akhirnya tewas mengenaskan diujung pistol aparat Polsek Talang Ubi. Meskipun sempat melakukan perlawanan, bandit ini bisa dilumpuhkan.

Darwis (40), warga Pelita Talang Nanas, Kelurahan Talang Ubi Timur, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), adalah buronan kelas kakap, tidak hanya diburu polisi tetapi masyarakat banyak pun ikut memburu bandit ini.

Darwis tewas ditempat setelah dua butir timah panas bersarang di perut dan paha kanannya. Polisi terpaksa melumpuhkannya setelah  tersangka mencoba menyerang anggota polsek Talang Ubi dengan menggunakan  sebilah parang.

Briptu Rino yang hendak menangkapnya mendapat perlawanan dari tersangka. Setelah melalui duel, tersangka dapat dilumpuhkan dengan pelor bersarang di paha kanannya.

Meskipun kakinya sudah dilumpuhkan, Darwis rupanya tidak menyerah. Dengan sekuat tenaga masih memberikan perlawanan. Briptu Rino yang didampingi Kapolsek Talang Ubi AKP Zaian ZL pun memuntahkan timah panas yang menembus perutnya. Darwis pun tewas.

Penangkapan yang dipimpin langsung Kapolsek Talang Ubi, AKP Zai’an ZL dan Kanit Reskrim Ipda Roni Hermawan, berlangsung Senin (22/7) sekitar pukul 22.30 WIB, ketika tersangka sedang berada dirumahnya.

“Kita mendapat info tersangka ada dirumah, kita langsung lakukan penyergapan. Tersangka ini buruan kita sejak lama,” ujar Kapolres Muara Enim AKBP M Aris melalui Kapolsek Talang Ubi AKP Zaian ZL yang turun langsung menyergap tersangka. Bahkan Zaian tidak segan-segan bergulat dengan tersangka.

Menurut Zaian,  tersangka ini  merupakan DPO petugas sejak tahun 2007. Beberapa aksi kriminal di wilayah Pali khususnya Talang Ubi diengarai didalangi pelaku.

“Darwis ini bandit besar pak, sudah diburu sejak lama. Dia tidak segan-segan membunuh korbannya kalau beraksi. Kami bersyukur nian dia mati ditembak” ujar salah satu warga yang enggan disebut nama.

Warga tersebut juga berharap jangan cuma Darwis saja yang dihabisi. “Kami mendukung gebrakan polisi sekarang. Biar PALI aman dari orang-orang jahat,” tambahnya.

Pada malam bersamaan, petugas juga berhasil menangkap rekan tersangka Darwis, yakni Edi (40). Edi ditangkap  saat berada di luar rumahnya, tidak jauh dari rumah tersangaka Darwis. Disanalah terjadi kejar-kejaran terhadap dia.

Petugas yang melakukan pengejaran tidak mau buruannya luput,  langsung melepaskan tembakan peringatan.  Namun bandit ini dengan berani tetap saja berlari. Tembakan petugas tak dihiraukan tersangka. Kembali petugas memuntahkan dua butir peluru. Edi pun menyerah setelah  paha kiri dan  betis kanannya “dilubangi” petugas.

Sebelum dilumpuhkannya dua tetrsangka ini, petugas terlebih dahulu juga menangkap tersangka Sony Dianmarta (26), warga Desa Talang akar, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI, yang merupakan komplotan para tersangka, atas  aksi perampokan yang dilakukannya terhadap korban Mbah Jikem (60), warga Talang Akar, satu minggu lalu, yang mengalami kerugian enam suku emas dan uang tunai Rp6,5 jut

“Mereka ada lima pelaku, satu kita tembak ditempat karena melawan anggota kita dengan menggunakan parang. Satu lagi terpaksa kita lumpuhkan dengan peluru, lantaran mencoba melawan ketika ditangkap dan saya sempat bergulat,” terang AKP Zai’an ZL.

Teks/Foto : Indra Setia Haris

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster