Ratusan Warga Ancam Serbu Kantor PLN

 117 total views,  3 views today

pln

Ilst. Kantor PLN

BANYUASIN | KS-Ratusan warga asal Kecamatan Pulau Rimau bakal menggelar aksi protes ke Kantor pusat PLN di Pangkalan Balai Kecamatan Banyuasin. Hal tersebut menyusul belum adanya aliran listrik yang mengaliri rumah warga, padahal warga sudah melunasi pembayaran pemasangan baru pada Tahun 2012 lalu.

“Padahal biaya kami bayarkan cukup besar yaitu  Rp.3, 5 juta untuk pemasangan baru tersebut,” ucap Ar (39), salah satu warga Pulau, Minggu (21/7).

Dirinya dan dua orang rekannya berusaha mendatangi kantor PLN di Pangkalan Balai pada hari Jum’at yang lalu dengan maksud untuk menanyakan apa yang menjadi kendala sehingga listriknya masih juga belum hidup, sementara pembayarannya sudah lunas sejak awal tahun.

“Saat di kantor, saya kecewa karena tak seorang pun pejabatnya yang dapat ditemui dikantor tersebut. Yang ada cuma seorang penjaganya. Kami bersama kawan langsung pulang,” sesalnya.

Masih, kata Ar, jika sampai hari Minggu mendatang listrik dikediamannya yaitu di Desa Nunggal Sari belum juga  menyala, dirinya bersama ratusan warga yang sudah melunasi biaya pemasangan PLN itu akan kembali mendatangi kantor  PLN di Pangkalan Balai, bahkan ia berjanji akan langsung melaporkan ke Polres, karena merasa ditipu, ancamnya.

Terpisah, Kades Nunggal Sari, Sadimun membenar bahwa didesanya sudah banyak warga yang melunasi biaya pemasangan PLN itu, tetapi sampai sekarang banyak yang belum menyala

“Ada yang menyala hanya warga yang rumahnya berada disepanjang jalan lintas kabel induk saja, tetapi bagi warga yang jumlahnya ratusan itu belum teraliri listrik,” terangnya.

Dia mengaku, pekerja kontraktor PLN didesanya ini melalui kelompok Ruhut dan di Pulau Rimau ini yang banyak mandek dari informasi masyarakat bahwa listrik yang bermasalah itu yang kontraktornya Ruhut semua.

Hingga berita ini diterbitkan yang disebut-sebut warga Ruhut yang juga sebagai kontraktornya sampai sekarang pun belum berhasil untuk diminta konfirmasinya.

Sementara ini, Kepala PLN Rayon Pangkalan Balai, Bustani Hadi Wijaya saat dihubungi lewat ponselnya mengatakan, pihaknya tidak mengetahui mengenai adanya warga yang datang dari Pulau Rimau guna menanyakan tentang prihal tersebut

“Silahkan melapor pada kami dan kita akan langsung mengeceknya,” sambut Bustani

Masih menurut Bustani bahwa seharusnya listrik sudah menyala kalau pelanggan pasang baru  itu sudah lunas sejak  bulan Desember. “Harusnya sudah menyala tapi coba kita cek terlebih dulu,” sambungnya

Dirinya menyangkan terhadap kejadian tersebut dan kedepan pihaknya berharap kepada masyarakat untuk membayar pemasangan baru PLN tidak melalui pihak ketiga melainkan datang langsung sendiri kekantor PLN

Disinggung nama Ruhut, Bustandi membebarkan, ada yang namanya Ruhut menyetorkan uang warga untuk biaya pemasangan PLN. Namun Ruhut menyetorkannya secara berangsur – angsur. “Memang ada Ruhut membayarkan tapi bertahap dan itu semua ada buktinya,” ujarnya.

Mengenai prihal ratusan warga akan ke kantor, Bustani mengatakan bahwa dirinya tidak bisa menahan dengan keinginan warga tersebut “Kalau memang warga akan melapor kepada pihak kepolisian, yah silahkan saja namun pihaknya akan mengecek terlebih dahulu sehingga dapat ditemukan jalan keluarnya, ” tukasnya.

Teks : Diding Karnadi

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster