JCH Palembang Berisiko Tinggi

 240 total views,  2 views today

haji

Ilst. Ka’bah

PALEMBANG, KS-Dari total 3.394 jemaah calon haji (JCH) asal Palembang, sebanyak 2.036 adalah jemaah dengan risiko tinggi. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang, Gema Asiani, kemarin.

Menurut Gema, sebanyak 871 JCH berisiko karena faktor usia dan sebanyak 1.156 orang berisiko mengidap penyakit, seperti darah tinggi, jantung dan diabetes atau kencing manis.

“JCH yang berangkat tahun ini langsung mendaftar ke puskemas untuk diperiksa. Pemeriksaan kesehatan di lima puskemas yakni Dempo, Plaju, Merdeka, Pembina dan Sekip,” ucapnya seperti dikutip buletinmetropolis.com

Ia merinci, di Puskesmas Dempo diperiksa 1.030 jemaah. Hasilnya 274 jemaah kategori risiko tinggi usia di atas 60 tahun dan penyakit sekitar 211 orang. Selanjutnya,  Puskemas Merdeka sebanyak 1.080 jemaah, Puskemas Sekip sebanyak 423 jemaah dan 115 diantaran masuk kategori risiko tinggi usia di atas 60 tahun.

Di  Puskemas Plaju sebanyak 62 jemaah dan 7 di antaranya masuk kategori risiko tinggi, dan Puskesmas Pembina sebanyak 799 jemaah. Lebih lanjut, dia mengungkapkan, periksaan kesehatan  JCH sudah dilakukan sejak Januari. Melalui buku haji dilihat apakah hasil kesehatan JCH bagus atau tidak.

Jika hasilnya bagus, maka JCH harus rutin ke puskemas sebelum berangkat haji. Namun sebaliknya jika hasilnya tidak bagus, maka dilakukan perawatan dan pengobatan intensif sampai sembuh.

Meski begitu, Gema mengatakan pihaknya belum dapat menentukan layak atau tidak JCH berangkat. Pasalnya, prosesnya masih terus berjalan. “Jika setelah diobati, JCH sembuh maka dinyatakan berangkat,” kata Gema.

Adapun pemeriksaan tahap akhir akan diketahui hasilnya pada 12 Agustus. Setelah itu, baru JCH dsuntik imunisasi dan maningitis. Gema menambahkan, pihaknya akan terus memantau kesehatan para JCH sebelum dan setelah berangkat. Pemeriksaaan akan melibatkan tim Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) dan Dinas Kesehatan Sumsel.

”Satu bulan sebelum berangkat akan  dibentuk panitia besar khusus menanggani jemaah haji,” ujar Gema, seraya menambahkan, pihaknya tak membatasi JCH yang akan memeriksakan kesehatan.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster