Anggaran Pemilukada Ulang 50 Persen untuk Bayar Honor

12 total views, 3 views today

PALEMBANG, KS-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan (Sumsel), berharap anggaran untuk pelaksanaan pemungutan suara ulang pada pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) Sumsel, 4 September mendatang ssegera cair sehingga bisa digunakan.

“Kita berharap, anggaran untuk pemungutan suara ulang dalam waktu dekat segera cair sehingga bisa digunakan,” kata komisioner KPU Sumsel Divisi Logistik dan Keuangan, Kelly Mariana yang dibincangi, Jumat (19/7).

Menurut dia, anggaran untuk pelaksanaan pemungutan suara ulang pilkada Sumsel itu Rp44,5 miliar. Sebagian besar anggaran itu atau sekitar Rp20 miliar untuk honor penyelenggara pemungutan suara ulang, katanya.

Ia mengatakan, sedangkan sisanya untuk semuanya seperti logistik perlengkapan di tempat pemungutan suara, barang cetakan, pengandaan, administrasi perkantoran, persiapan pemungutan suara, bimbingan teknis dan lainnya. “Jadi, hampir separuh anggaran itu untuk membayar honor penyelenggara pemungutan suara ulang,” ujarnya.

Ia menyatakan, mereka sudah mengusulkan anggaran yang diperlukan untuk pemungutan suara ulang itu ke Pemerintah Provinsi (pemprov) Sumsel dan DPRD Sumsel. “Namun sampai saat ini, belum ada kepastian kapan anggaran itu akan dicairkan,” ucapnya seraya menjelaskan, pada pemungutan suara ulang tersebut jumlah pemilih tetap (DPT) sebanyak 2.019.181 orang yang tersebar di 5.148 tempat pemungutan suara (TPS) dan 107 PPK.

Sebagai informasi, sebelumnya KPU Sumsel sudah menetapkan pemungutan suara ulang pada pemilukada Sumsel akan diselenggarakan pada 4 September mendatang.

Pemungutan suara ulang ini, sesuai dengan putusan sela Mahkamah Konstitusi (MK), digelar di Kota Palembang, Prabumulih, Kabupaten OKU, OKU Timur, dan Kecamatan  Warkuk Ranau, Kabupaten OKU Selatan.

“Kita sudah menggelar rapat pleno, dan memutuskan pemungutan suara ulang pemilukada Sumsel seperti diperintahkan MK akan digelar pada Rabu, 4 September mendatang,” kata komisioner KPU Sumsel, Ong Barlian.

Dalam rapat pleno itu juga jelas Ong, di jadwalkan pada 19-20 Juli 2013 akan dilakukan pengadaan logistik untuk pemungutan suara ulang. Kemudian akhir Agustus, logistik itu sudah harus di distribusikan.

Sedangkan pada tanggal 5-6 September, di jadwalkan sudah masuk tahapan rekapitulasi suara di tingkat panitia pemungutan suara (PPS), 7-8 September rekapitulasi suara di panitia pemilihan kecamatan (PPK). Pada 9-10 September, akan dilakukan rekapitulasi suara tingkat kabupaten dan kota.

“Pada 11-12 September, akan dilakukan rekapitulasi penghitungan suara tingkat KPU Sumsel. Dan pada 13 September 2013, akan dilakukan rapat pleno penetapan hasil rakpituasi suara dan penetapan gubernur dan wakil gubernur Sumsel terpilih periode 2013-2018,” tukasnya.

Teks    : Dicky Wahyudi
Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com