Terkait Kebijakan UKT , Keluarga Calon Mahasiswa Galau

 231 total views,  6 views today

duitPALEMBANG | KS-Kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang mulai diterapkan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) 2013-2014 ini, ternyata membuat keluarga mahasiswa galau. Pasalnya, biaya yang dipungut tergolong mahal yakni Rp 4,6 juta.

Erin, seorang peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan dinyatakan lulus di Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unsri, mengaku terkejut ketika ia harus membayar Rp 4,6 juta untuk setiap semesternya.

Semula ia berharap dengan sistem UKT ini hanya perlu membayar biaya yang jauh lebih murah dibanding sebelum diberlakukan UKT. “Saya kaget ketika membuka website dan dinyatakan harus bayar uang sebesar itu,” katanya, Kamis (18/7).

Akibat tingginya biaya itu, membuat orang tua Erin menunda untuk registrasi ulang karena menurutnya uang tersebut tidak mudah didapat dalam jangka waktu enam bulan sekali. Terlebih, orang tua Erin hanya membuka warung kecil di depan rumahnya dan mempunyai tanggungan tiga orang anak lainnya yang juga harus bersekolah.

Menanggapi hal ini, Pembantu Rektor (PR) II Unsri Rochmawati Daud SE MSi mengatakan, penerapan UKT memang kurang sosialisasi ke masyarakat luas sehingga muncul banyak pemahaman yang keliru. Menurutnya, di Unsri ada lima kelompok UKT yang pengelompokannya berdasarkan keadaan ekonomi keluarga. Tujuan diterapkannya UKT sendiri sebenarnya agar kelompok ekonomi tinggi dapat memberi subsidi ke mahasiswa yang berasal dari keluarga ekonomi rendah. “Sistem ini tujuannya agar tidak terjadi kesenjangan di antara mahasiswa,” katanya.

Namun kurangnya sosialisasi sehingga terjadi kekeliruan pemahaman dari masyarakat yang akhirnya justeru membuat banyak orang tua galau menghadapi ini.

Dikatakanya, untuk pembayaran UKT pada semester pertama ini bagi mahasiswa baru yang diterima melalui jalur SBMPTN memang disamakan dan ditetapkan dari kelompok V. Semua mahasiswa baru diwajibkan membayar sebesar Rp 4,6 juta sebagai syarat melakukan registrasi online dan registrasi ulang langsung yang dilaksanakan di Unsri Indralaya.

TEKS : AMINUDDIN

EDITOR : ROMI MARADONA

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster