Jaringan Listrik Terkendala Trafo

 317 total views,  2 views today

‪‪

MUARA ENIM, KS-Jaringan listrik (jarlis) di sejumlah wilayah di Kabupaten Muaraenim terkendala dengan ketersediaan trafo. Kondisi kekurangan alat pengubah tegangan ini membuat penerangan lampu jalan di sebagian tempat di Kota Muaraenim menjadi terganggu.

‪‪Seperti halnya diutarakan Azhar (35), warga Kota Muaraenim mengaku cukup sulit mendapatkan bantuan penerangan jalan di kampungnya. Meskipun melalui swadaya masyarakat sudah terpasang tiang listrik. “Sudah sering pengajuan ke pihak-pihak terkait,namun hanya terpasang tiangnya saja,”ucap dia.

‪‪Diungkapkannya bukan tanpa sebab warga meminta pengajuan penerangan lampu jalan. Sebab dengan adanya penerangan lampu mempermudah aktivitas warga sehari-hari dan mencegah terjadinya tindakan atau aksi kriminal pada malam hari dengan keadaan yang gelap tanpa cahaya.

‪‪Ditambahkannya dari beberapa lokasi penerangan lampu jalan yang terganggu, diduga karena masalah trafo. Selain diwilayahnya yakni di Pelawaran Kecamatan Muaraenim juga di posisi tengah kota diketahuinya juga terjadi hal sama yaitu di jalan Kol H Burlian (Tanah Abang) dan di dekat pusat perkantoran Pemkab Muaraenim.

Sementara itu, Kepala Sub Bagian Umum (Kasubag) Umum PU Cipta Karya Tata Ruang Muaraenim,  Rizal Sayuti kepada Kabar Sumatera mengatakan, penerangan lampu jalan di sejumlah wilayah memang terkendala masalah overload atau kelebihan  daya listrik sehingga kekuatan trafo tidak bisa mengimbangi.

‪‪Untuk tahun 2013 ini, kata dia, pihaknya telah menganggarkan pemasangan 100 lampu jalan dengan hemat energi berkisar 23 watt – 45 watt yang berada di beberapa titik. Namun terkendala kekurangan trafo tidak bisa berbuat banyak.

‪‪”Solusinya kemungkinan Pemkab akan membeli menambah gardu itu pun sebenarnya porsinya PLN,”jelas dia.

‪‪Diakui pimpinan PLN Ranting Muaraenim selama ini memang terkendala trafo. Selama ini terang dia, pihaknya memang secara rutin tiga bulan sekali melakukan pengecekan. Solusinya bila tidak melakukan perbaikan trafo dilakukan penambahan gardu sisipan.

‪‪”Untuk penambahan gardu kita (PLN) memberikan kebebasan kepada Pemkab atau lainnya untuk membuat gardu tambahan tanpa melalui anggaran PLN agar penerangan berjalan optimal,”ucapnya.

‪‪Mengingat biaya besar dalam pengadaan trafo dan pembuatan gardu PLN Ranting Muara Enim tidak mampu menyediakan untuk beberapa lokasi. Diakuinya pihaknya telah mengajukan ke PLN Lahat yang kemudian ditembuskan ke PLN Palembang untuk pengadaan trafo.

‪‪”Dan pengajuan tersebut tidak bisa dipastikan kapan disetujui,”tandasnya.

‪‪Terpisah, Kepala Dinas Pertambangan Energi Muara Enim,  Febriansyah Nang Ali didampingi Kabid Energi,  Edy Erson, mengakui ketersediaan penerangan lampu jalan untuk masyarakat merupakan bagian dari konsentrasi leading sektornya.Terkait kebutuhan tiang listrik,jarlis JTR dan trafo sudah diajukan melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) 2013 yang tinggal menunggu pegesahan dewan.

‪‪Ditambahkan Kepala Bidang Pertambahan,  Edi Erson melalui ABT tersebut,dari 26 paket pembangunan jarlis ABT 2013 diantaranya 19 paket pengadaan trafo. Beberapa titik lokasi diajukan untuk dalam Kecamatan Muaraenim seperti Desa Muara Lawai,Desa Tanjung Raja dan Desa Sukamaju Air Lintang.

‪‪”Kita masih menunggu proses paripurna. Untuk diketahui dengan pengajuan paket jarlis JTR penerangan lampu akan lebih optimal,”pungkasnya.

Teks : Siswanto

Editor: Sarono P Sasmito





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster