Pengelola Mal Naikkan Tarif Parkir Sepihak

 716 total views,  2 views today

PALEMBANG, KS-Sejumlah mal di Palembang, secara sepihak menaikkan tarif parkir dari sebelumnya Rp2000 perjam kini menjadi Rp6000 perjam. Tindakan yang dilakukan pengelola parkir itu, di kecam oleh Wali Kota Palembang, Eddy Santana Putra.

Eddy menyebut, kenaikan tarif parkir yang dilakukan oleh pengelola parkir di sejumlah mal di metropolis itu harusnya di koordinasikan dahulu ke Pemerintah Kota (pemkot) Palembang. Kenaikan tarif parkir itu tegas Eddy, tidak bisa dilakukan sepihak oleh pengelola.  “Kalau mal-mal mau naikkan sendiri, tidak boleh itu. Kenaikan tarif parkir itu, harus ada persetujuan dari pemkot,”tegas Eddy ketika dibincangi, kemarin.

Setelah ada persetujuan dari pemkot, barulah kata Eddy, pihak mal mensosialisasikan hal itu pada konsumen atau pengunjung. Namun dilain pihak, Eddy tidak mempermasalahkan dengan tingginya tarif parkir. Karena menurutnya, hal itu bisa mengurangi jumlah kendaraan.

“Namun kenaikan tarif parkir ini, ada dampak positifnya juga. Diantaranya, berdampak pada lalu lintas. Dengan begitu setidaknya, bisa mengurangi minat masyarakat untuk membawa kendaraan pribadi sehingga kemacetan bisa berkurang. Namun harusnya itu, di koordinasikan lebih dahulu,” sesalnya.

Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Kota Palembang, M. Aidil Adhari dibincangi terpisah mengatakan, pihaknya segera melayangkan surat kepada mal khususnya Palembang Indah Mal (PIM).

Dewan kata Aidil, akan mempertanyakan alasan pengelola dengan serta merta menaikkan tarif parkir semahal itu. Dia menilai, kenaikan tarif parkir yang dilakukan pengelola parkir di mal itu ilegal karena belum mengurus surai izin gangguan, atau biasa disebut SITU. “Besok kita akan kirimkan surat pada pihak mal, untuk PTC dan juga PIM. Nanti kami akan sidak secepatnya,”tukasnya.

Sementara itu pantauan Kabar Sumatera, sejumlah mal di Palembang sudah menaikan tarif parkir. Di kompleks Palembang Squere (PS) misalnya, di papan pengumuman tertera tarif parkir perjam Rp1.500 untuk sepeda motor dan Rp4000 untuk mobil. Artinya setiap satu jam, tarif  parkir yang dibebankan kepada pemilik kendaraan akan dikalikan Rp1.500.

Sehingga jika pemilik kendaraan, memarkirkan kendaraannya dua jam saja maka yang bersangkutan harus membayar tarif parkir Rp3000. Namun rata-rata pengunjung mal, jarang yang berkunjung dibawah satu jam.

Kondisi ini tak pelak dikeluhkan sejumlah pengunjung PS. Dedi (27), warga Jalan Mayor Zen, Kecamatan Kalidoni, Palembang ini misalnya. Ia mengaku, sempat terkejut ketika hendak keluar dari kompleks PS Mal.  “Saya diminta membayar parkir Rp6000, seingat saya hanya sekitar dua sampai tiga jam ada di PS. Mahal benar, biaya tarif parkirnya,” keluhnya.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor  : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster