Kursi Dewan Tak Kalah Empuk

 157 total views,  2 views today

HAL-KORAN-1-OK-BOS

Ilst. Jerry KS

PALEMBANG, KS-Tidak ada istilah menyerah. Nampaknya kata-kata bijak ini, yang dipakai sejumlah calon kepala daerah yang kalah bertarung di pemilihan umum kepala daerah (pemilukada) di Sumatera Selatan (Sumsel).

Walau gagal di pemilukada, mereka kembali mencoba mengadu peruntungan dengan mencalonkan diri sebagai calon anggota legislatif (caleg). Pantauan Kabar Sumatera,  Minggu (16/6), terdapat beberapa calon bupati (cabup), calon wakil bupati (cawabup), calon wali kota (cawako) maupun calon wakil wali kota (cawako) bahkan calon wakil gubernur (cawagub) yang bertarung memperebutkan kursi wakil rakyat.

Beberapa nama tersebut diantaranya cawako Lubuk Linggau, Darmadi Djufri. Politisi PDI Perjuangan itu, mengincar kursi di  DPR RI. Selain Darmadi, ada nama Cawagub Sumsel, Hafisz Tohir yang juga berjuang menuju Senayan.

Sementara calon kepala daerah yang mengincar kursi DPRD Sumsel diantaranya, cawako Palembang Mularis Djahri dan Husni Thamrin. Lalu Cabup Banyuasin, Arkodi MD dari Hanura, Agus Sutikno dari PPP, mantan Wali Kota Prabumulih yang juga mantan Cabup Muara Enim Rahman Djalili dari PDI Perjuangan, dan mantan cawako Pagaralam Suharindi dari PAN.

Selain calon kepala daerah yang gagal dalam pemilukada, dalam DCS yang diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga terdapat nama-nama calon kepala daerah terpilih. Diantaranya  Cawawako Palembang Harnojoyo dari Demokrat, yang membidik kursi di DPRD Kota Palembang. Nama Cabup Empat Lawang terpilih, Joncik Muhammad pun membidik kursi di DPRD Sumsel dari PAN.

Menanggapi banyaknya calon kepala daerah yang mencoba peruntungan di legislative, Komisioner KPU Sumsel, Chandra Puspa Mirza menyebut, langkah yang ditempuh mantan calon kepala daerah itu sah dan tidak menyalahi aturan. “Mungkin niat mereka ingin mengabdi kepada masyarakat, tidak bisa melalui eksekutif mereka tetap bisa berjuang melalui legislative,” ujarnya.

Mengenai adanya calon kepala daerah terpilih yang masih terdaftar di DCS, Chandra mengatakan, saat ini KPU baru mengeluarkan DCS, nanti akan ada perbaikan dan nama-nama calon kepala daerah terpilih akan dicoret. “Apakah nanti akan diganti dengan orang lain atau tidak, itu wewenang partai masing-masing,” katanya.

Terpisah Cabup Banyuasin, Arkoni mengatakan ia maju sebagai Cabup Banyuasin. Jika gagal, dia akan ikut pemilihan legislative dengan maju sebagai calon anggota DPRD Sumsel dari Partai Hanura, dengan daerah pemilihan (dapil) Sumsel 10 atau Banyuasin “Tapi sekarang pilkada Banyuasin sedang dalam proses hukum. Jadi belum bisa dikatakan gagal atau tidak,” tukasnya.

Teks      : Dicky Wahyudi
Editor   : Imron Supriyadi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster