Tanpa Intimidasi Pihak Manapun

 268 total views,  2 views today

Jufrianto

Jufrianto. Foto : Bagus Kurniawan/KS

PALEMBANG | KS – Hanya dimainkan pelatih Jacksen F. Thiago kurang dari 45 menit saat memperkuat Indonesia Dream Team melawan Arsenal di Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (14/7), menimbulkan sebuah spekulasi jika Ahmad Jufrianto sengaja ditarik akibat ada intimidasi dari pihak lain.

 

Dalam hal ini, klub Jufrianto, Sriwijaya FC (SFC) yang tengah membutuhkan tenaganya, mengingat Laskar Wong Kito akan berlaga melawan Persepam Madura United di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang atau hanya sehari setelahnya, dicurigai meminta agar pemilik jersey nomor 13 ini hanya dimainkan satu babak.

 

Menanggapi hal ini pelatih SFC, Kas Hartadi dengan tegas membantahnya. Dikatakan Kas untuk menurunkan dan durasi bermain pemain merupakan mutlak wewenang pelatih. Termasuk dengan yang dilakukan Jaksen F. Thiago yang hanya menurunkan Jufrianto 44 menit saja.

 

Oleh sebab itu, keluarnya Jufe diakhir babak pertama saat melawan Arsenal murni keputusan Jaksen tanpa ada intimidasi dari manapun termasuk Sriwijaya FC. Jaksen mungkin memberikan kesempatan kepada pemain Timnas lainnya untuk merasakan pertandingan melawan klub besar asal London ini.

 

“Saya tegaskan jika sama sekali tak ada hubungannya kita mencampuri wewenang Jacksen. Dan mengenai mengapa Jufrianto hanya bermain 44 menit itu murni karena keputusannya sebagai pelatih,” tegas Kas.

 

Menurut Kas, saat melawan Arsenal pemain berusia 26 tahun ini memang telah cukup banyak mencicipi panasnya atmosfir ketika melawan klub atau Negara besar seperti saat melawan Belanda yang mana dia bermain full time selama 90 menit. Jufe (sapaan Jufrianto) saat itu tak tergantikan sama sekali.

 

Lagipula, meskipun Jufe absen atau terancam kelelahan melawan Persepam malam kemarin, posisi Jufe masih bisa digantikan Dodok Anang Zuanto. Berada dalam kondisi fit dan siap tempur, kapanpun Dodok bisa diandalkan.

 

“Jadi ini tidak ada sama sekali intimadasi dari kita. Kita masih punya Dodok jika menurunkan Jufrianto tak memungkinkan,” katanya.

 

Saat menjamu Persepam Jufe memang langsung diberikan tempat sebagai starter mengingat Jufe memang bermain satu babak. Kas percaya kondisinya cukup fit dan staminanya tetap baik.

 

Terlebih lagi pertandingan di gelar di Jakarta yang hanya memakan waktu 45 menit lewat perjalanan udara. “Fisik Jufe tetap oke karena dia kan Cuma mai satu babak, jarak Jakarta dan Palembang juga cukup dekat, makanya kita langsung berikan posisi starter,” jelasnya.

TEKS             : SADAM MAULANA

EDITOR         : RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster