Persepam Madura Bantai Laskar Wong Kito

 353 total views,  2 views today

-Sriwijaya FC 0-4 Persepam

Persepam-bantai-SFC-
PALEMBANG | KS – Aib besar tercoreng bagi Sriwijaya FC (SFC). Gagal menuai kemenangan di laga sebelumnya, ditahan imbang Persela 2-2, Kamis (11/7), SFC kembali tak mampu menang di laga selanjutnya saat menjamu Persepam Madura United (P-MU) pada laga kandang kedua kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2013 di bulan Ramadhan. Skuad Persepam Madura pun membantai SFC dengan skor cukup telak.
Tidak dengan kedudukan seri, hasil yang diraih SFC justru terbilang memalukan. Klub yang berada jauh dibawah peringkat SFC mampu mempecundangi dengan digdaya tuan rumah 4-0 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Senin (15/7) kemarin malam.
Empat gol Persepam disumbangkan Busari dimenit ke-23, Alain N’Kong menit ke-45+2, serta dua gol Zainal Arif menutup pesta tim asal Madura masing-masing dimenit ke-48 dan 54.
Tak mampu menambah pundi-pundi poin membuat klub berjuluk Laskar Wong Kito yang kini mengumpulkan 53 poin dari 28 laga gagal menyalip Persib Bandung di posisi ketiga yang tetap mapan dengan keunggulan dua angka.
Sedangkan bagi Persepam, berhasil mengamankan poin penuh dari kandang juara bertahan membuat posisi klub berjuluk Sapeh Kerap terdongkrak. Naik satu peringkat keurutan ke sepuluh, menggeser Persela Lamongan dengan koleksi 37 poin dari 29 laga yang telah dilakoni.
Pelatih SFC, Kas Hartadi mengatakan tak menyangka timnya dapat menelan kekalahan telak sebesar itu. Motivasi dianggap masih menjadi sebuah kendala besar kekalahan. “Hari ini (semalam-red) anak-anak tampil di bawah form. Cukup kecewa namun inilah hasil terbaik kita,” ungkapnya.
Pelatih Persepam, Daniel Roekito menganggap kemenangan ini berkat kecerdikan timnya memanfaatkan kesalahan-kesalahan fatal yang dilakukan SFC. Sebab, secara khusus sejak awal dia tidak menginstruksikan anak asuhnya untuk langsung menekan. Namun menunggu sedikit peluang yang dapat dimanfaatkan.
“Lawan SFC target kita cukup satu angka. Namun akhirnya kita dapat lebih. Ini luar biasa sekaligus menjadi modal penting di laga selanjutnya. Kita mampu menang dari tim besar di kandang lawan,” ujarnya.
Mengawali laga dengan baik, SFC mendapat peluang emas ketika pertandingan berjalan 12 menit. Diawali kerja sama satu dua Erick Weeks Lewis – Boakay Eddie Foday, Fandy Mochtar yang meneruskan bola kearah kotak penalti langsung disambat sontekan Herman Dzumafo Epandi. Sayang, peluang gagal berbuah gol. Penjaga gawang Alfonsius Kelvan berada di posisi yang tepat untuk mementahkan peluang.
Sepuluh menit berselang SFC kembali mendapat peluang matang. Melalui eksekusi tendangan bebas, Persepam kembali beruntung akibat sepakan Erick Weeks melambung tinggi di atas gawang.
Keasyikan menyerang, SFC dikejutkan gol pembuka tim tamu hanya semenit setelahnya. Busari yang melihat penjaga gawang SFC, Rivky Mokodopit sedikit maju langsung melepas sepakan lambung mengarah ke gawang. Rivky yang telah mati langkah hanya bisa terdiam melihat gawangnya dijebol. SFC tertinggal 0-1.
Tak tinggal diam, SFC yang ngebet meraup tiga poin guna memperbaiki posisi langsung meningkatkan intersitas serangan. Disisa babak pertama, gempuran silih berganti ditebar barisan serang tuan rumah.
Namun di masa injury time justru Persepam yang mampu menggandakan keunggulan. Umpan terobosan yang dikirim Rossi Nopriharis, dimaksimalkan dengan sempurna Alain N’Kong yang terlepas dari jebakan offside. Kedudukan 2-0 bagi tim tamu bertahan hingga jedah.
Di babak kedua, SFC yang ingin mengejar ketertinggalan menarik keluar gelandang bertahan, Ahmad Jufrianto digantikan Ramdani Lestaluhu yang memiliki naluri lebih menyerang.
Tetapi lagi-lagi SFC dikejutkan dengan gol Persepam saat laga interval kedua baru tiga menit. Memanfaatkan kesalahan barisan pertahanan SFC, el capitano Zainal Arif membawa timnya menjauh, 3-0.
Belum juga menghela nafas, SFC semakin tak berdaya saat gol kedua Zainal Arif tujuh menit berselang menghujam deras ke gawang Rivky untuk kali keempat. Defisit gol makin tak terbendung.
Tertinggal dengan skor telak, SFC bermain makin gelabakan. Terlihat dari permainan SFC yang terlihat was-was saat mendapat tekanan demi tekanan. Meski secara perlahan-lahan Tantan Cs mampu mengembangkan permainan.
Pada sisa waktu SFC sejatinya mempunyai banyak peluang emas. Berulang kali secara berganti baik Foday, Tantan, Dzumafo maupun Ramdani menebar ancaman. Sayang tidak satupun mampu mengecilkan skor hingga kedudukan 4-0 hingga akhir.
Kekalahan ini merupakan kali kedua yang diderita SFC di kandang musim ini. Setelah sebelumnya Persipura Jayapura mampu mengamankan tiga angka di kandang sang rival, 2-0 pada (20/4) lalu.

TEKS: SADAM MAULANA

EDITOR:RINALDI SYAHRIL

FOTO:BAGUS KS





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster