Pemprov Siapkan 600 Tenaga Medis

 300 total views,  2 views today

ISG

Foto : DOK Int

PALEMBANG I KS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel), menyiapkan 600 tenaga medis untuk pelaksanaan Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 yang akan diselenggarakan 22 September-1 Oktober mendatang.

Tenaga medis ini menurut pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel, Hj Fenty Aprina, akan ditempatkan di semua venue ISG di Jakabaring Sport City (JSC).

“Di setiap venue, akan ditempatkan 14 tenaga kesehatan. Selain itu kita juga menyiagakan tim kesehatan, di enam hotel yang sudah terdaftar pada saat kedatangan para atlet,” jelas Fenty dibincangi, Senin (15/7).

Fenty menyebut, 600 tenaga medis itu diambil dari pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) dan rumah sakit (RS) di Sumsel. Tak hanya tenaga medis kata Fenty, Dinkes juga akan menerjunkan tenaga kesehatan untuk mengecek kondisi makanan para atlet.

Tim kesehatan ini bebernya, merupakan tim masyarakat yang terdiri dari tim konseling dan tim pemantau kesehatan lingkungan serta makanan. Mereka sebut Fenty, akan bertugas memeriksa sample makanan yang akan disajikan apakah layak atau tidak.

“Mereka akan stand by setiap harinya, selama pelaksanaan ISG 2013. Nantinya, semua kegiatan di lapangan akan dilaporkan ke Menteri Kesehatan setiap harinya paling lambat pukul 22.00 WIB,” ujarnya.

Fenty juga menjelaskan, pemprov juga sudah menunjuk dua RS di Palembang sebagai RS rujukan bagi para atlet yang berlaga di ISG 2013 yakni RS Mohammad Hoesain dan RS Siloam.

Sebagai informasi, Sumsel ditunjuk sebagai tuan rumah bersama dengan DKI Jakarta untuk melaksanakan ISG 2013. Sumsel sendiri, menggantikan posisi Riau, yang sebelumnya ditunjuk sebagai tuan rumah.

Dalam ajang tersebut, Sumsel juga dipercaya sebagai tempat pembukaan dan penutupan. Sumatera Selatan (Sumsel) bersama DKI Jakarta. Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin menjanjikan ISG ini akan lebih mewah dan meriah dibandingkan pelaksanaan SEA Games, 2011 lalu.

“ISG, bakal lebih mewah dan meriah jika dibandingkan SEA Games. ISG diikuti 25 negara, dengan penduduk mayoritas Islam,” jelas Alex dibincangi usai memimpin rapat koordinasi persiapan pelaksanaan ISG 2013, beberapa waktu lalu.

Pengalaman Sumsel menjadi tuan rumah event olahraga negara-negara di kawasan Asia Tenggara kata Alex, menjadi salah pengalaman penting bagi Sumsel untuk menyelenggarakan ISG lebih meriah.

Alex menyebut, keputusan pemerintah pusat menunjuk Sumsel sebagai tuan rumah ISG 2013 sudah tepat. Alasannya, Sumsel sudah memiliki venue berstandar internasional dalam satu kompleks olahraga yakni di Jakabaring Sport City (JSC).

Selain itu, akomodasi seperti hotel yang layak dan berstandar internasional juga sudah dipenuhi Sumsel. Sehingga Alex yakin, Sumsel mampu menjadi tuan rumah yang baik dalam ajang tersebut.

“Bisa dibilang ISG ini, lebih besar dari SEA Games lalu. Segala kesiapan untuk mendukung kelancaran, terutama perbaikan venue-venue akan segera kita lakukan. Pemprov juga berupaya membangun masjid secepatnya di JSC, agar nantinya para tamu yang bertanding tidak susah mencari tempat beribadah,’’ ucapnya.

Namun dibalik segala kesiapan itu, Alex berharap payung hukum penunjukkan Sumsel sebagai tuan rumah ISG berupa Keputusan Presiden (Keppres) segera terbit.‘‘Pekan depan  Keppres dipastikan sudah keluar guna mendukung kita sebagai penyelenggara agar memiliki dasar kerja, sehingga dengan ini ke depannya kita berharap kesiapan pelaksanaan ISG di Palembang dapat dipercepat,’’  tukasnya.

Teks   : Dicky Wahyudi

Editor : Imron Supriyadi

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster