Dua Aktivis Walhi Sumsel Bebas

 275 total views,  2 views today

walhi

Anwar Sadat dan Dedek Chaniago. / Foto : Wardoyo/KS

PALEMBANG I KS – Direktur Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi), Sumatera Selatan (Sumsel) Anwar Sadat dan Dedek Chaniago, Senin (15/7), kemarin dibebaskan karena telah menjalani pidana pokok, kurungan selama lima bulan lima belas hari sesuai dengan putusan yang ditetapkan oleh Pengadilan Tinggi Palembang. Sesuai dengan nomor : 76 PID/2013/PT.PLG
Hal ini diungkapkan oleh Kepala Rumah Tahanan (Rutan), Kelas I Pakjo, Yulius Sahruzah Bc.ip SH.MH melalui Kepala Bidang (Kabid) Pemasyarakatan, Edi Supriyanto, SH, Senin, (15/7) pukul 15.30 WIB.

“Ya, kita membebaskan dua orang Aktivis Walhi Anwar Sadat bin Satim dan Dedek Chaniago Bin Edi, karena mereka sudah menjalani masa kurungan yang ditetapkan Pengadilan Tinggi Palembang,” ungkapnya.

Sementara itu, Anwar Sadat dan Dedek Chaniago ketika ditemui di kantor Walhi Sumsel, Senin (15/7) kemarin mengatakan, dirinya dibebaskan setel;ah ada keputusan dari Pengadilan Tinggi Palembang.

“Saya sudah mengirup udara segar alias bebas sesuai ditetapkan Pengadilan Tinggi Palembang. Kita akan konsultasi dengan pengacara dan keluarga apakah kita akan melakukan kasasi atau tidak tunggu dua hari nanti,” kata Anwar sadat, saat di wawancara Kabar Sumatera.

Ia menegaskan, dirinya tidak akan menyurutkan perjuangan dalam membela rakyat. “Walaupun saya di dalam tahanan, kawan-kawan Walhi Sumsel tetap berjuang tidak sedikitpun goyah memperjuangkan rakyat. Ini hanya sandungan semata dan ini tidak menjadi hambatan bagi kami dan rekan-rekan walhi,” ungkapnya.

Sementara itu, Munhur Syahprabu, SH.MH, penasehat hukum Anwar Sadat dan Dedek Chaniago, saat dihubungi mengatakan, sebagai penasehat hukum, pihaknya sangat menghargai putusan tersebut.

“Kami menghargai putusan ini, karena lebih ringan dari pada putusan Pengadilan Negeri (PN). Akan tetapi akan saya akan berkonsultasi dengan dua aktivis tersebut,” kata Munhur Syahprabu.

Munhur menambahkan, pada prinsipnya pihaknya tetap mencari keadilan bagi kedua orang tersebut, karena sangat yakin keduanya tidak melakukan apa yang didakwakan oleh jaksa.

Saat disinggung akan melalui kasasi, Munhur menegaskan, pihaknya akan meutuskan pekan depan terkait masalah tersebut.

“Kita masih punya waktu 14 hari untuk pikir-pikir tapi kearah itu tetap terbuka,” tutup Munhur.

Teks : Wardoyo

Editor : Junaedi Abdillah

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster