731 CJH Palembang Gagal Berangkat

 152 total views,  2 views today

haji

Foto : DOk Int

PALEMBANG I KS – Calon jemaah haji (CJH) Sumatera Selatan (Sumsel), kini harap-harap cemas. Pasalnya, Kementrian Agama (Kemenag) sudah memastikan ada pengurangan kuota haji untuk semua provinsi di Indonesia.

Untuk Sumsel, kuota haji berkurang 20 persen. Berkurangnya kuota haji untuk Sumsel ini otomatis kata Kepala Seksi (Kasi) Pelayanan Haji, Kemenag Kota Palembang, Hermansyah, kuota haji Palembang juga ikut terpangkas.

“Berkurangnya kuota haji untuk Sumsel ini, sudah disampaikan Kemenag melalui surat Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umra nomor Dj.VII.II/HJ.00/224/2013. Dalam surat itu dijelaskan, ada pengurangan  kuota haji sehingga jumlah CJH yang akan berangkat ke tanah suci tahun ini juga berkurang. Pengurangannya, ditentukan berdasarkan nomor urut,” kata Hermansyah dibincangi, Senin (15/7) di ruang kerjanya.

Kuota haji Sumsel sebelumnya mencapai 6.360 jemaah, dengan pengurangan 20 persen artinya ucap Hermansyah, hanya 5.040 jemaah saja yang akan berangkat menunaikan rukun Islam ke lima itu. Sisanya, akan diberangkatkan tahun depan.

Sedangkan untuk Palembang bebernya, awalnya kuota haji untuk metropolis mencapai 3.691 jemaah. Namun karena dipangkas 20 persen, sehingga hanya 2.960 jemaah saja yang diberangkatkan. Sisanya 731 jemaah, batal berangkat.

“Ada jemaah haji Palembang, yang memang belum bisa diberangkatkan karena sakit, meninggal dunia atau belum melunasi ongkos naik haji (ONH) nya, jumlahnya 382 jemaah. Sedangkan 403 jemaah yang ONH nya sudah lunas harus tertunda keberangkatannya,” ucapnya.

Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umra kata Hermansyah, sudah meminta nama CJH asal Kota Palembang berdasarkan nomor urut.  Data yang diminta itu tegasnya, juga sudah disampaikan.

Namun untuk kepastian, siapa-siapa nama CJH yang akan berangkat dan yang tidak masih menunggu surat resmi dari Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umra, Kemenag.  “Namun sampai hari ini, pemberitahuannya belum kita dapatkan baik dari Bidang Haji Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenang Sumsel maupun dari Dirjen Haji Kemenang,” ungkapnya.

“Informasinya, Senin (12/7) lalu Kemenag sudah mengumumkan siapa-siapa CJH yang berangkat dan gagal berangkat. Namun kita belum, sampai saat ini belum menerima kejelasannya,” tegas Hermansyah.

Tetapi akibat kebijakan itu sebut Hermansyah, membuat banyak CJH Palembang gusar. “Kami hanya bisa menenangkan mereka, sambil menunggu intruksi dari Kemenag. Kami menghimbau CJH Kota Palembang bisa bersabar,” himbaunya.

Teks   : Alam Trie Putra

Editor : Dicky Wahyudi

 

 





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster