Waspada Terjadinya Kebakaran

 195 total views,  6 views today

mbl6jdp5

Ilst.

PALEMBANG, KS-Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Daerah (BPBKD) Kota Palembang, menghimbau warga untuk lebih waspada terhadap potensi terjadinya kebakaran selama bulan suci ramadhan.

Pasalnya kata Kepala BPBKD Kota Palembang, Decky Lenggardi, di bulan yang lebih baik dari seribu bulan itu, aktivitas aktitivitas memasak yang dilakukan kaum ibu lebih meningkat terutama saat menjelang berbuka dan sahur.

Biasanya terutama saat sahur, karena kelelahan seringkali warga yang usai menghidangkan sahur lupa mengecek kondisi kompornya. Tak jarang, api masih menyala saat ditinggalkan tidur.

“Kondisi sangat membahayakan, ini jangan sampai terjadi karenanya kita menghimbau warga Palembang terutama kaum ibu lebih waspada agar tidak terjadi kebakaran,” kata Decky dibincangi, kemarin di ruang kerjanya.

Selama ini jelas Decky, salah satu faktor penyebab terjadinya kebakaran adalah kelalaian. Kelalaian ini, sangat rentan terjadi saat usai sahur dengan meninggalkan kompor masih dalam keadaan menyala. Sebab itu tegas Decky, sebaiknya usai memasak warga dihimbau untuk mengecek kondisi kompor usai memasak apakah masih menyala atau tidak.

Namun kata Decky, ada kecenderungan warga kini sudah mulai waspada. Buktinya, pada ramadhan tahun lalu tidak ada terjadi sama sekali kebakaran. Sementara pada ramadhan tahun 2011, terjadi satu kali kebakaran.

“Nah, kita harapkan tahu ini, juga tidak terjadi kebakaran. Karenanya harus selalu waspada, ingat kebakaran tidak hanya disebabkan oleh kompor tetapi banyak faktor lainnya seperti korsleting listrik arus pendek dan lainnya,” bebernya.

Selain kompor atau tabung gas yang bocor, kasus kebakaran yang disebabkan korsleting listrik juga sering terjadi. Hal ini disebabkan masih minimnya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan instalasi listrik, yang aman.

“Kita lihat di lapangan, masih ada bahkan masih banyak masyarakat yang mengabaikan instalasi listrik yang aman. Satu sumber listrik dipakai untuk banyak jaringan listrik, kabel sembrawut dan lainnya. Ini yang berbahaya,” ujarnya.

Ia juga menghimbau warga juga, untuk lebih bijak menggunakan listrik. Ia tidak menampik, di bulan ramdhan banyak stasiun televisi menayangkan berbagai hiburan baik menjelang berbuka maupun saat sahur.  “Ini juga harus diwaspadai, sebaiknya semua alat ektronik di matikan saat tidak digunakan lagi,” himbaunya.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster