Buruh Banyuasin Masih Terima Gaji Dibawah UMP

 288 total views,  2 views today

BANYUASIN/KS-Hampir 30 persen lebih perusahaan yang ada di Banyuasin memberikan gaji buruh dibawah Upah Minimum Provinsi (UMP) Sumsel, sebesar Rp 1.630.000.

Kondisi tersebut membuat Pemkab Banyuasin, melalui Disnakertrans Banyuasin untuk segera menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK).

Kadisnaktertrans Banyuasin, Iskandar DM, melalui Kabid Industri Pengawasan dan Perlindungan Pekerja, Mat Nursan diruang kerjannya Jumat (12/7), mengatakan, Disnakertrans Banyuasin akan segera mengumumkan UMK sebesar Rp 1.600.000 yang harus ditaati perusahaan yang ada di Banyuasin.

“Kita akan segera umumkan UMK yang ada di Banyuasin, karena hampir 30 persen perusahaan di Banyuasin memberikan upah kepada buruhnya di bawah UMP, karena memang sampai saat ini belum ada UMK,” kata Mat Nursan,

Ia menambahkan,  penetapan UMK ini sangat dibutuhkan dan ditunggu buruh, mengingat saat ini dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), berimbas juga kepada kenaikan harga barang, terutama sembako.

“Dengan kondisi BBM naik saat ini, saya rasa memang perlu ditetapkan UMK, karena selama ini banyak perusahaan juga yang pakai UMP, tapi itu baru sekitar 70% di Banyuasin,” ujarnya.

Dari 274 perusahaan yang terdaftar di Kabupaten Banyuasin, hampir 70 persen sudah menerapkan UMP sebesar Rp 1.630.000 untuk gaji para buruh. “Untuk diwilayah Banyuasin, yang belum menerapkan UMP Sumsel itu, adalah perusahaan perkebunan,” katanya.

Diterangkannya bahwa UMP saat ini mengalami kenaikan 20 persen yang sebelumnya Rp 1.350.000 menjadi Rp 1.630.000 perbulan, berdasarkan surat edaran Gubernur No.107/KPPS/Disnakertran/2012.

“Mengingat belum ada UMK, jadi saya minta perusahaan harus patuhi  UU No. 13 Tahun 2003 yakni pihak perusahaan tidak boleh membayar dibawah UMP yang berlaku,” tegasnya.

Sementara, Ketua Komisi I DPRD Banyuasin Suistiqlal Effendi mengatakan, pihaknya mendukung jika UMK tersebut mulai diberlakukan di perusahaan Banyuasin, karena kebutuhan para pekerja sudah makin meningkat akibat kenaikan BBM.

“Saya dukung jika UMK Banyuasin mulai diberlakukan sekarang,”kata Suistiqlal singkat.

Teks : Diding Karnadi

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster