Waspada, Makanan Berformalin

 436 total views,  2 views today

info-wanita

Ilst, Makanan Berformalin/info-wanita.com

PALEMBANG, KS-Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang menghimbau bagi masyarakat untuk berhati-hati ketika belanja makanan di pasar beduk atau pasar dadakan. Karena mungkin saja, berformalin.

“Masyarakat harus jeli dan teliti ketika membeli makanan ataupun minuman, formalin itu sendiri adalah pengawet mayat, pembunuh kuman, pengawet produk kosmetika dan pengeras kuku dan perekat kayu lapis,”terang Kepala Dinkes Kota Palembang, Gema Asiani ketika dibincangi, Kamis (11/7).

Untuk mengetahui makanan atau minuman yang di jual itu, mengandung atau zat berbahaya bisa dilihat dari teksturnya. Jika mengandung formalin maka kata Gema, makanan itu tidak akan rusak walau disimpan selama tiga hari pada suhu kamar 25 celcius.

Jika disimpan di dalam lemari es, dengan suhu 10 derajat celcius maka makanan itu bisa bertahan sampai 15 hari.  “Ciri-ciri lainnya, adalah bau yang menyengat, dan banyak lagi yang lainnya,”ujarnya.

Makanan atau minuman yang mengandung formalin sebut Gema, banyak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan bagi orang yang mengkonsumsinya. Misalnya, jika formalin tersebut tertelan dapat menyebabkan rasa terbakar pada mulut dan tenggorakan.

“Formalin sangatlah berbahaya, dalam waktu singkat memang tidak terasa dampaknya. Namun dalam jangka lama, dapat menyebabkan kanker hidung, bahkan formalin ini dapat menyebabkan kelainan genetika pada manusia,”terangnya.

Untuk mengantisipasi agar tidak makanan dan minuman formalin ini tidak beredar di pasar-pasar khususnya bulan ramadhan, mulai Kamis (11/7) Dinkes Kota Palembang akan melakukan razia makanan di beberapa titik pasar beduk yang ada di kota empek-empek ini.

“Ini semua di lakukan agar tidak terjadinya hal yang tidak di inginkan, semua hal bisa saja terjadi, formalin ini di salah gunakan sebagai pengawet pangan seperti tahu, mie ikan asin, ikan segar dan ayam potong,”tukasnya.

Sebagai informasi, sebenarnya bukan hanya formalin saja yang sering dimanfaatkan untuk pengawet makanan dan minuman. Tetapi ada juga zat berbahaya lainnya. Dari hasil pengambilan sampel rutin yang dilakukan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI dalam beberapa tahun terakhir, ada empat jenis bahan berbahaya yang sering disalahgunakan dalam makanan, yakni formalin, boraks, pewarna rhodamin B, dan methanyl yellow.

Makanan yang mengandung formalin, cirinya pada mie tidak lengket, lebih mengkilat, tidak rusak sampai dua hari pada suhu kamar, dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es (10 derajat celsius). Sedangkan mie yang mengandung boraks, teksturnya kental, lebih mengilat, tidak lengket, dan tidak cepat putus.

Sedangkan pada tahu, jika mengandung formalin teksturnya terlampau keras, kenyal tetapi tidak padat. Tidak rusak sampai 3 hari dalam suhu kamar dan bisa tahan 15 hari dalam kulkas.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster