Teror Bus Di Jalinitim

54 total views, 3 views today

kaca-pecah

Ilst.

BANYUASIN/KS-Aksi teror terhadap bus di Jalan Lintas Timur (Jalintim), tepatnya disekitar Desa Sembawa dan Kelurahan Sterio Pangkalan Balai marak. Teror tersebut berupa pelemparan batu hingga menggunakan senjata api dengan menembak kaca bus.

Para sopir bus mengeluhkan kondisi tersebut. Jika masih dibiarkan, dikhawatirkan mengancam keselamatan sopir dan terlebih lagi penumpang bus tersebut.

Sejak awal Mei-Juli lalu, sedikitnya ada puluhan yang terkena teror orang tak dikenal. Bus tersebut diantaranya tiga buah bus PO. Handoyo jurusan Bandar Lampung Jambi, yang menjadi korban teror berupa pelemparan batu oleh orang tak dikenal di Jalan Lintas Timur (Jalintim),

Humas Rumah Makan Musi Indah, Iwan Gondrong, mengungkapkan bahwa teror tersebut terjadi sudah 33 kali baik bus Antar Kota Antar Propinsi (AKAP) maupun bus antar kota dalam Provinsi (AKDP).

Teror terebut selalu terjadi saat bus AKAP dan AKDP  melintas di Jalintim. “Pelemparan dilakukan oleh orang yang tidak dikenal muncul dari kegelapan, dan teror terakhir terjadi kemarin, menggunakan senjata api menembakan ke kaca kursi tepat belakang sopir,” Kata Iwan, Rabu (10/7).

Menurut Iwan Gondrong, dirinya telah mendapat laporan dari para sopir yang mampir ke Pul RM Musi Indah Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin. Dalam tiga bulan terakhir ini, sedikitnya ada sekitar 33 kali kasus pelemparan, para sopir sudah melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Banyuasin, agar polisi dapat mengungkap motif aksi peneror tersebut.

Sambungnya, para sopir khawatir aksi teror jalanan memakan korban jiwa apalagi terakhir menggunakan senjata api, karena sasaran mereka adalah bus yang sedang berjalan.

“Lokasi kejadian berada di beberapa titik. Sebelumnya ini menyebabkan kecurigaan ada motif persaingan bisnis angkutan. Tapi, setelah sesama sopir saling cerita, dan akhirnya kami simpulkan ini adalah murni teror,” jelas Iwan

Informasi yang dihimpun di Rumah Makan Musi Indah Kecamatan Betung menyebutkan, aksi teror terus terjadi itu, membuat para sopir setiap kali melintas di Sembawa dan Seterio dan beberapa titik lainnya itu merasa ketakutan

Terakhir sebuah bus Handoyo mengalami pecah kaca bagian belakang bangku sopir akibat tertembus timah panas, yang diduga ditembakkan dari arah dekat.

Seperti diakui oleh Sopir Bus AKAP jurusan Jakarta- Medan, Rahmat (37) warga Lampung mengeluhkan teror di jalan yang menyebabkan mobil yang dikendarainya mengalami pecah kaca bagian samping kiri.

“Saya sudah mengalami kejadian seperti ini selama dua kali dalam sebulan ini, kejadiannya sama di Sembawa,” katanya.

Akibatnya, sambung Rahmat, salah seorang penumpangnya mengalami luka bagian telinga akibat terkena lemparan batu, dan serpihan kaca. Kejadian kedua terjadi pada Selasa (9/7) pukul 21 00 Wib di Seterio, dimana kaca samping sopir ditembak hingga tembus dan peluru jatuh ditemukan penumpang.

Hal senada dikatakan sopir AKDP, Maruli (42). Mobil yang dikendarainya juga terkena teror pelemparan batu  hingga kaca mobilnya. “Yang saya alami sama peris kejadiannya pukul 21 00 wib di Sembawa dan Sterio,” jalas Maruli.

Terpisah, Kapolres Banyuasin AKBP A Ikhsan melalui Kasat Reserse AKP Ali Rozikin membenarkan adanya laporan sopir AKDP dan AKAP. Ada 5 terduga pelaku pelemparan bus tersebut namun semua pelaku masih anak-anak.

“Kelima terduga pelaku peneror mobil bus tersebut semuanya tidak ditahan karena mereka adalah anak-anak, namun dengan demikian polisi akan melakukan patroli, aplagi menjelang lebaran,” singkatnya.

Teks : Diding Karnadi

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your e-mail address will not be published. Required fields are marked *

Web development by oktopweb.com