Terapkan Pressure Ketat Semua Lini

 625 total views,  2 views today

HL--TERAPKAN-PRESSURE

Skuad SFC

PALEMBANG | KS-Menghadapi Persela Lamongan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ), Palembang, Rabu (11/7) besok malam, pelatih Sriwijaya FC (SFC), Kas Hartadi mengungkapkan jika timnya bakal menerapkan pressure ketat semua lini tim lawan.

Melakukan tekanan terhadap lini perlini lawan ketika kehilangan bola, pelatih asal Solo bakal menginstruksikan pada anak asuhnya agar segera merebut kembali bola tanpa menunggu lawan menguasai bola lebih lama.

“Kita tahu Persela pasti tidak ingin kehilangan poin di lawatan mereka kali ini. Sementara kita menginginkan poin penuh. Untuk itulah kemungkinan mereka bakal sering menahan bola yang akan kita ladeni dengan melakukan pressing lini perlini,” ungkap Kas Hartadi.

Dijelaskan Kas, pressing yang akan diterapkan timnya yakni dengan menempel ketat semua pemain Persela di dalam lapangan. Tanpa memberi celah pemain lawan berkreasi menusuk ke area pertahanan.

Untuk itu, pada laga ini peran gelandang jangkar sangat diharapkan aktif. Dengan bantuan Ponaryo Astaman, Dodok Anang Zuanto yang besar kemungkinan turun sebagai starter di lini tengah, menggantikan peran Ahmad Jufrianto dituntut dapat menjadi pemain pertama yang memutus alur serangan klub berjuluk Laskar Joko Tingkir.

“Dengan semakin minimnya suplai bola terhadap pemain depan, maka akan semakin besar kita memenangkan pertandingan,” jelas pelatih kelahiran Solo, 6 Desember 1970.

Kendati Persela sudah pasti tidak akan diperkuat Gustavo Lopez di sektor tengah, namun Kas mengingatkan pada Tantan Cs agar tetap tidak menganggap remeh tamu dari Lamongan tersebut. Bagi Kas, ada ataupun tanpa pemain berusia 29 tahun, Persela tetaplah kuat dan tidak akan mempengaruhi kekuatan mereka terlalu signifikan.

Sebab, tanpa Gustavo yang merupakan jantung permainan Persela, masih banyak pemain yang dapat menggantikan perannya. Sebut saja, In Kyun Oh dan Jimmy Suparno. Dua pemain yang dianggap mantan asisten pelatih SFC era kepelatihan Ivan Venkov Kolev sangat berpotensi menyulitkan.

Belum lagi keberadaan duet penyerang Mario Costas dan Samsul Arif. Dengan fakta Samsul Arif tengah mengoleksi 13 gol dan Costas sembilan gol, merupakan sebuah indikasi jika keduanya dapat menjadi momok menakutkan di area kotak penalti. “Persela punya banyak pemain yang dapat memberi ancaman, tidak hanya Gustavo,” tegasnya.

Sementara pelatih caretaker Persela, Didik Ludiyanto mengungkapkan jika absennya Gustavo memang sedikit mengganggu kestabilan permainan Persela. Sebab di dua laga away sebelumnya, saat pemain bernomor punggung delapan tersebut juga pernah absen karena mengurus KITAS.

Persela dua kali menelan kekalahan secara beruntun, masing-masing dari tuan rumah Persisam Samarinda dan Mitra Kukar. Meski seiring semakin moncernya penampilan darah muda Fandi Eko Utomo sebagai kreator serangan, Didik setidaknya masih bisa berharap lini tengahnya dapat mengimbangi dominasi skuat SFC.

Apalagi, para gelandang lain semacam Jimmy Suparno, Oh Inkyun, Zaenal Arifin, Dhanu Rosade, maupun Fajar Handika bisa diturunkan. “Biarpun kita bermain di kandang lawan, kami akan terus membidik tambahan poin, tak terkecuali SFC yang menjadi lawan. Kami ingin menjauh dari ancaman degradasi, dan satu poin akan sangat berharga,” ujarnya.
TEKS: SADAM MAULANA.EDITOR:RINALDI SYAHRIL.FOTO:BAGUS KS





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster