Volume Kendaraan Meningkat 10 Persen

 332 total views,  2 views today

kendaraan

Ilustrasi Salah satu Jalan di kota Palembang | Foto : Bagus KS

PALEMBANG, KS-Selama bulan suci ramadhan, Dinas Perhubungan (Dishub) memprediksi volume kendaraan di metropolis meningkat hingga 10 persen. Kondisi ini menurut Kepala Dishub Kota Palembang, Masripin Thoyib, akan menimbulkan titik kemacetan baru di sejumlah titik di Kota Palembang.

Karenanya kata Masripin, Dishub akan menyiagakan personilnya selama ramadhan. “Sedikitnya ada enam titik kemacetan selama ramadhan, yakni Jalan Merdeka, Jalan Jend Sudirman tepatnya di depan Pasar Cinde, Bundaran Air Mancur (BAM) Masjid Agung, depan Pasar KM 5, dan Jalan Basuki Rachmat tepatnya di depan Palembang Trade Center (PTC),” jelas Kepala Dishub Kota Palembang, Masripin Thoyib dibincangi di Balai Kota Palembang, Senin (8/7).

Biasanya terang Masripin, macet terjadi menjelang berbuka puasa. Di Jalan Merdeka bebernya, titik kemacetan biasa terjadi di depan kantor pos. Kemacetan disana, disebabkan ada angkutan kota (angkot), bus kota dan becak yang sering ngetem sehingga terjadi antrean panjang.

Sementara di Jalan Sudirman terjadi di depan Martabak HAR. Kemacetan disini juga, karena ada angkot dan bus kota yang ngetem. Untuk di depan Pasar Cinde, kemacetan disebabkan karena seringnya becak yang melawan arus. Kemudian, tempat tersebut adalah tempat berputarnya arus lalu lintas.

“Di bundaran air mancur, juga rawan macet karena di kawasan ini selain adanya tempat berputarnya (u turn) arus lalu lintas, juga sering ada becak yang melawan arus, pejalan kaki yang menyebrang sembarang dan gerobak yang menggunakan badan jalan,”bebernya.

Sedangkan di depan Pasar KM 5, kemacetan dikarenakan banyaknya ojek yang mangkal di badan jalan. Terakhir di PTC Mal, kemacetan disebabkan banyak warga yang menyebrang sembarangan karena tidak adanya jembatan penyeberangan.  Selain banyak juga angkot dan bus kota, menaikkan dan menurunkan penumpang di depan PTC.

“Untuk mengatasi kemacetan ini, kita menyiagakan 100 personel. Mereka akan kita siagakan untuk mengatur di titik-titik kemacetan tersebut,” ujarnya.

Sementara untuk angkutan lebaran sambungnya, Dishub Palembang akan membuat posko-posko terpadu. Posko utama di Pelabuhan Penyebrangan 35 Ilir, Terminal Karya Jaya dan Terminal Alang-Alang Lebar (AAL).

“Untuk pos pelayanan ada 9 pos disiapkan. Yakni, di Terminal Jakabaring, Terminal Plaju, Terminal Sako, Terminal 7 Ulu, Terminal Lemabang, Dermaga 16 Ilir, Dermaga Tangga Buntung, Dermaga Sei Lais dan Dermaga Jakabaring,” tukasnya.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster