Cemburu, Bayu Tusuk Selingkuhan Istri

 270 total views,  2 views today

pisauPALEMBANG | KS-Akibat cemburu karena istrinya telah dibawa kabur dan disekap, Bayu Saputra (23) menusuk Ahmad (20), saat berada di tempat kos bersama istrinya di Jalan Radial, Rusun Blok 47, Lantai 4, Kelurahan 26 Ilir, Kecamatan IB 1 Palembang, Minggu (7/7) sore.

Atas peristiwa tersebut, petugas dari Polsek IB 1 Palembang yang mendapat informasi warga setempat, langsung ke lokasi kejadian dan menangkap pelaku yang merupakan warga Jalan Bagelen, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako dengan barang bukti satu bilah pisau yang telah dibawanya dari rumah.

Menurut Bayu, peristiwa itu bermula karena istrinya Julia (20) yang sudah tidak pulang ke rumah sehari sebelum kejadian. Setelah dicari tahu ternyata berada di tempat itu, bersama seorang pria serta Novi teman yang menjemputnya di rumah.

“Sejak Sabtu siang dia diajak Novi dan pamit keluar untuk beli bakso. Tapi sampai malam tidak pulang dan ada teman saya yang memberi tahu, kalau Novi pergi bersama pria, saat diikuti mengarah ke rumah susun,” katanya, Senin (8/7).

Mendapat cerita dari temannya tersebut, pelaku langsung mendatangi serta menggerebek tempat kos tersebut. Kemudian, melihat sang istri berada di tempat tersebut, bapak dua anak ini langsung menusuk pundak dan leher Ahmad warga Jalan Radial, Rusun Blok 49, Lantai 1, Nomor 11, Kelurahan 26 Ilir dari belakang.

“Sampai disana ada empat orang, istri saya dan temannya serta dua pria lain. Serta saya juga kesal karena disana istri saya disekap dan tidak bisa pergi, maka dia (korban) langsung saya tusuk,” ujarnya.

Terpisah, Unit Reskrim Polsek IB I Palembang juga menangkap Pepeng (25) merupakan pelaku penusukan rekannya Beni Purwanto saat berada di Jalan Muhajirin IV, Kelurahan Lorok Pakjo Palembang, 28 April lalu.

Sementara itu, Kapolsek IB I Palembang Kompol Budi Santoso didampingi Kanit Reskrim Iptu Sukono membenarkan penangkapan dua pelaku penusukan tersebut, sejauh ini masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap keduanya.

“Keduanya tersangka masih menjalani pemeriksaan dan sementara akan kita jerat  Undang-undang darurat nomor 12 Tahun 1951 tentang senjata tajam dan pasal 351 terkait penganiayaan berat yang telah dilakukan,” ucapnya.

Tak hanya itu, terkait penyekapan seperti yang diceritakan tersangka Bayu terhadap istrinya, Kompol Budi menuturkan tetap akan mendalami kasus tersebut. Namun, dalam hal ini pelaku menggunakan senjata tajam dan melakukan penusukan, tetap harus diproses

“Terkait penyekapan, jika cukup bukti, korban bisa melapor balik dan hal ini akan kita dalami dan harusnya memang, sebelum melakukan tindakan tersebut, pelaku jangan main hakim sendiri,” pungkasnya.

Teks : Oscar Ryzal

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster