Pagaralam Marak Makmin Kadaluarsa

 230 total views,  2 views today

HL-andalas-Petugas-sedang-melakukan-pemeriksaan-peredaran-mamin

Petugas sedang Melakukan Pemeriksaan Makanan dan Minuman | Antoni KS

PAGARALAM, KS—Peredaran makanan dan minuman (Mamin) yang sudah kadaluarsa (expired-red) ternyata cukup tinggi. Selain makanan dan minuman, obat-obatan pun banyak ditemukan yang sudah kadaluarsa.

Hal itu terbukti saat tim gabungan dari berbagai instansi di Pemerintah Kota Pagaralam melakukan razia terhadap makanan dan minuman di beberapa pusat perbelanjaan dari pedagang kecil hingga ke agen besar yang cukup punya nama di Pagaralam.

Tak satupun toko maupun warung yang bersih dari produk kadaluarsa tersebut. Puluhan jenis makmin kadaluarsa ditemukan dan masih dijajakan dan dipajang di rak-rak toko.

Pantauan Kabar Sumatera di lapangan, beberapa mini market dan warung masih menjajakan produk kadaluarsa tersebut di rak-rak penyimpanannya. Bahkan di antara makanan tersebut ada yang kemasannya sudah berkarat dan hancur.

Termasuk pula produk  minuman,  ketika dibuka sudah menimbulkan bau dan berlendir.  Tentu saja hal ini sangat membahayakan bagi siapa saja yang mengkonsumsinya.

Tim Pemkot Pagaralam yang terdiri dari Disperindagkop, Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan dan Perikanan, Kantor Ketahanan Pangan, serta melibatkan juga Satuan Polisi Pamong Praja maupun pihak Kepolisian melakukan razia hingga hari pertama puasa nanti.

Razia makanan dan m inuman kadaluarsa tersebut masih termasuk dalam serangkaian razia menyambut bulan suci Ramadhan serentak dengan berbagai razia lainnya.

Kepala Dinas Perindagkop UKM  PP, Ahmadi Damrah SE MM melalui Kabid Perdagangan Budiarjo Sahar didampingi Kasi Perlindungan Konsumen Nasrullah Hanif SE mengatakan,  puluhan jenis makanan dan minuman kadaluarsa ditemukan tim. Sementara para pemilik toko diberi peringatan keras agar segera menarik semua produk berbahaya tersebut.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, ternyata tak ada satupun toko yang kita masuki yang luput dari makmin kadaluarsa. Itupun belum kita lakukan pemeriksaan hingga ke gudang penyimpanan tiap-tiap toko. Karenanya para pemilik toko tersebut saat ini baru kita beri peringatan. Namun, jika masih membandel dan nantinya tetap ditemukan produk-produk berbahaya tersebut tentu saja akan diberikan sanksi tegas setelah kita koordinasikan kepada pihak terkait lain,” ujar Nasrullah, kemarin (7/7).

Ia menambahkan, sanksi tersebut bukan wewenang pihaknya, tetapi pihaknya bisa memberikan rekomendasi untuk pemberian sanksi tersebut. Sementara razia ini akan dilaksanakan sampai awal puasa ramadhan nanti.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan H. Sukman ST MM melalui Kabid Peternakan Sukman SP didampingi Kasi Perdagangan Tajudin menambahkan, selain makmin yang dijual di toko razia juga dilakukan di pasar daging yang ada di Pagaralam.

“Namun, saat ini kita belum melihat ada hal-hal yang membahayakan dalam perdagangan daging. Saat ini stok daging masih bisa kita cukupi sendiri. Namun, sebelum samapai ke pasar, kami terus  melakukan pengawasan mulai dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) hingga pasar ,” kata Tajudin.

Temuan makmin kadaluarsa di semua toko yang didatangi sangat mengejutkan masyarakat sebagai konsumen yang langsung menikmati produk tersebut. Mereka menyayangkan para pedagang yang mau mencari untung tanpa menghiraukan keselamatan para pembeli. Apalagi yang dijual tersebut terdapat juga produk obat-obatan.

“Wah pedagang jangan cari untung saja! Ini kan taruhannya nyawa,” kata Pian, warga Kampung Melati, Kelurahan Besemah Serasan, keluh Pagaralam Selatan.

Ia mengharapkan agar pemerintah dapat menindak tegas para pedagang tersebut sebelum jatuh korban. Ia pun tidak ingin kejadian di daerah lain yang sampai merenggut nyawa terjadi di sini.

Sedangkan para pemilik toko sendiri kebanyakan tidak mau berkomentar. Namun, pemilik toko Ateng, yang beberapa produknya masih terpajang di rak membantah jika tokonya masih menjual produk tersebut. “Kami tidak menjual produk kadaluarsa, karena kami selalu memeriksa barang yang ada sebelum jatuh tempo. Jika ada produk kadaluarsa langsung dikembalikan ke distributor. Kami tidak maulah membahayakan pelanggan dan menjaga kepercayaan mereka,” ujarnya.

 

Teks : Antoni Stefen

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster