Harga Telur Ayam Tembus Rp30 Ribu Perkg

 170 total views,  2 views today

telur

salah satu pedagang yang menjual telur di Pasar Indralaya | Joen KS

INDRALAYA.KS-Dari sekian banyak sembako, telur ayam mengalami kenaikan tajam, tak tanggung-tanggung kenaikan mencapai 100 persen. Dimana harga Rp16 ribu sebelum kenaikan bahan bakar Minyak (BBM) bersubsidi, kini menjadi Rp30 ribu per-kilogramnya. Akibatnya, pembuatan bahan baku dari telur ini juga ikut naik.

“Saat ini rata-rata kebutuhan pokok harganya naik. Tapi, yang paling gila kenaikan terjadi pada harga telur ayam yang mencapai tiga puluh ribu rupiah per-kilogram,” ujar Dewi salah satu ibu rumah tangga di Indralaya, Minggu (7/7), kemarin.

Dirinya memprediksi harga telur kemungkinan dapat naik lagi mendekati Lebaran seiring meningkatnya jumlah pembeli. Pembelian telur dipastikan akan terus meningkat, selain untuk kebutuhan sehari-hari, juga menjadi bahan utama pembuatan kue. “Pasti, harga kue ikut naik,” katanya.

Sementara itu, para pedagang telur di pasar tradisonal Indralaya mengakui harga telur Rp30 ribu per-kilogramnya. Namun, pihaknya  sudah mengantisivasi jika harga telur ayam ini kembali naik, dengan melakukan penyetokan.
“Biasanya kalau selama Ramadhan saya menyetok 10 peti telur setiap hari untuk memenuhi kebutuhan selama Bulan Puasa hingga Lebaran. Biasanya cuma beli lima peti, selama Ramadhan. Ya, tahun ini saya akan akali juga,” ujar Pian salah satu pedagang telur di Pasar Indralaya ini.

Selain telur, gula juga masih mendominasi kenaikan harga kebutuhan pokok di pasar-pasar di Kabupaten Ogan Ilir, dimana sebelumnya hanya Rp13.000 per kilogram, kini sudah ada yang jual Rp15.000 per-kilogram.

“Gula juga naik, tapi diprediksi dari awal Ramadhan sampai menjelang lebaran kembali akan naik,” kata seorang pedagang gula di Pasar Indralaya, Cecep, saraya mengaku meski harga gula mengalami kenaikan, tidak memengaruhi tingkat penjualan di pasaran.
Kenaikan harga terlur yang membuat para ibu rumah tangga ‘mengelus dada’ ini diakui Kepala Dinas Pasar, Syamrowi. Menurutnya harga telur ayam Rp30 ribu ini baru terjadi dua hari ini. “Nanti kita akan berkoordinasi dengan Disperindag dan dinas terkait lainnya, untuk menggelar pasar murah dalam bulan Ramhadan ini,” singkatnya.

Teks : Junaedi Abdillah

Editor : Sarono P Sasmito





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster