Daud Rotasi Kembali Pimpin KONI Prabumulih

 410 total views,  6 views today

pengurus-KONI-periode-2009-2013-foto-bersama

Pengurus KONI Prabumulih Periode 2009-2013 | Dok KS

PRABUMULIH | KS-Ketua umum (Ketum) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Prabumulih periode 2009-2013, H M Daud Rotasi S.Sos akhirnya kembali terpilih melanjutkan tugasnya pada peride selanjutnya, 2013-2017.

Setelah pada Pemilihan Ketum KONI Prabumulih melalui Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) ke-2 KONI Prabumulih yang digelar, Sabtu (6/7) lalu, di aula gedung RSUD kota Prabumulih, Daud unggul satu suara dan memenangi pemilihan atas pesaingnya Hartono Hamid SH.

Pada pemilihan ketum ini sendiri, hanya diikuti dua orang kandidat yang diusung masing-masing pengurus kota cabang olahraga (Cabor) serta KONI Kota prabumulih dan KONI Provinsi dengan jumlah hak suara 21.

Dalam pelaksanaan pemilihan, persaingan berlangsung sangat seru. Bahkan, pada saat penghitungan suara dilakukan, Hartono Hamid yang merupakan ketua Komisi 1 DPRD Prabumulih ini sempat memimpin 9-7 dari pesaingnya Daud Rotasi.

Namun pada hitungan akhir, kepemimpinan KONI Prabumulih periode 2013-2017 akhirnya kembali di percayakan kepada Daud Rotasi dengan hasil akhir penghitungan selisih satu suara 11-10.

“Terima kasih saya ucapkan kepada seluruh peserta Musorkot yang telah mempercayakan kepada saya untuk memimpin KONI Prabumulih periode 2013-2017. Bagi saya, ini adalah amanah yang harus dilaksanakan dengan baik dan tentunya dapat bermanfaat bagi orang lain,” katanya pada sambutan usai pelaksanaan pemilihan.

“Menjadi pengurus olahraga, ini merupakan sebuah pengabdian. Saya ingin bisa bermanfaat bagi semua orang, karena orang yang hebat adalah orang yang bisa bermanfaat bagi orang lain,” tegas Daud.

Pelaksanaan Musorkot ke-2 KONI kota Prabumulih tersebut dibuka langsung Walikota Prabumulih, Ridho Yahya. Hadir pada pembukaan, Wakil ketua umum I KONI Sumsel, Aidit Aziz, Wakil Sekretaris umum KONI Sumsel, Mulyadin Rohan, Ketua Bidang organisasi KONI Sumsel, Ishak Hasan, para pejabat dilingkungan kota Prabumulih dan seluruh peserta Musorkot.

Dalam sambutannya, walikota Prabumulih Ridho Yahya menyampaikan apresiasi terhadap kepengurusan KONI periode sebelumnya dan berharap pada kepengurusan periode selanjutnya. KONI Prabumulih dapat semakin baik serta bisa menghasilkan atlet-atlet berprestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Sebenarnya saya sempat bingung mengenai peraturan mendagri yang berubah-ubah terkait penyaluran dana hibah. Apalagi dana hibah tidak boleh diberikan secara berturut-turut, seperti  dana bansos termasuk juga dana hibah KONI. Namun, bagi saya jika pelaksanaan kegiatan itu ada dasarnya seperti olahraga, bisa tetap kita anggarkan. Untuk pembangunan fasilitas, tahun ini lagi dianggarkan 100 miliyar dari APBD. Tinggal yang mana dulu yang akan dibanguan, apakah kolam renang, atau stadion. Kita juga rencananya akan membangun sport center disebelah terminal, dimana nantinya seluruh kegiatan olahraga akan dipusatkan disana termasuk pembangunan track balap motor,” terang Ridho.

Untuk langkah awal, kota Prabumulih mengungkapkan siap untuk menjadi tuan rumah Porprov X tahun 2014 mendatang. Namun, dirinya berharap agar keputusan penunjukkan tuan rumah tidak diputuskan pada Rakor KONI di Lubuklinggau Oktober mendatang, karena menyangkut penyusunan anggaran APBD tahunan.

“Jika memang provinsi bersedia dilaksanakan di Kota Prabumulih, kami minta diputuskan saat ini. Karena saat ini kami sedang dalam menyusun anggaran APBD. Jika harus menunggu hasil rakor pada oktober mendatang, tentu kami tidak akan siap menyangkut anggarannya,” tegasnya.

Sementara Wakil Ketua Umum I KONI Sumsel, H Aidit Aziz mengatakan, saat ini Sumsel memiliki sejumlah agenda besar kegiatan olahraga yakni Islamic Solidarity Games (ISG), Porprov, AUG, porwil di Bangka Belitung kemudian PON di Jawa barat. Mengenai pelaksanaan Porprov menurutnya, tetap akan diputuskan bersama pada rakor bulan Oktober mendatang di kota Lubuklinggau.

“Kita akan lihat daerah mana yang paling siap. Karena saat ini ada tiga daerah yang menyatakan siap menjadi tuan rumah yakni, Lubuklinggau, Muaraenim dan termasuk kota Prabumulih,”ujar Aidit.

Untuk pembinaan olahraga, KONI Sumsel telah mensosialisasikan ke masing-masing kabupaten dan kota untuk membina beberapa cabor unggulan. Hal itu diharapkan, masing-masing daerah dapat menghasilkan atlet yang berprestasi di sejumlah kejuaraan termasuk persiapan PON di Jabar.

“Kami senang, sejumlah atlet-atlet berprestasi telah lahir dari pembinaan yang dilakukan oleh KONI Prabumulih. Diharapkan, kepengurusan KONI periode selanjutnya, dapat lebih berperan aktif dalam pembinaan atlet di seluruh cabang olahraga,” harap Aidit.
TEKS: SADAM MAULANA

EDITOR:RINALDI SYAHRIL





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster