Puluhan Petasan Diamankan Petugas

 287 total views,  2 views today

Sejumlah-petugas-tengah-mengamankan-puluhan-jenis-petasan

Sejumlah Petugas tengah mengamankan puluhan jenis petasan / Antoni KS

PAGARALAM, KS—Petugas gabungan baik dari kepolisian maupun Satpol PP penertiban terhadap para pedagang yang menjual puluhan jenis petasan.

Pantauan Kabar Sumatera, petugas gabungan bergerak, Jumat (5/7) sekitar pukul 15.30 WIB, di seputaran pasar Dempo Permai, Pasar Seghepat Seghendi dan mendatangi para penjual petasan ditempat lainnya yang selama ini bebas berjualan.

Sejumlah pedagang banyak tidak sempat lagi membereskan dagangannya dan terpaksa harus merelakan petasan tersebut dibawa petugas. Namun, dagangan lain non petasan tetap dibiarkan petugas tanpa diganggu.

Beberapa penjual petasan mulai menjajakan barang dagangannya pada sore hingga malam hari. Mulai dari petasan yang berukuran kecil, hingga petasan dengan ukuran cukup besar yang bisa menimbulkan suara letusan yang sangat kuat.

Kapolres Pagaralam AKBP Rd Hendrawan melalui Kabag Ops Kompol Indrajaya mengatakan, bahwa penjualan percon itu dilarang selama bulan ramadhan ini.

Selain membahayakan bagi warga sekitar yang terjadi letusan juga mengganggu ketentraman masyarakat. Terlebih lagi saat ini akan menyambut bulan suci Ramadhan 1434 H saat umat Islam akan menjalani ibadah di malam hari dan tentunya membutuhkan kekhusyukan. Karenanya pihaknya akan terus melakukan razia selama bulan puasa nanti

“Kita akan terus pantau agar pelaksanaan ramadha kali ini tidak terganggu oleh suara yang dapat mengganggu kekhusyuan beribadah,” kata Indrajaya seraya menerangkan bisa jadi akan dilakukan tindakan lebihtegas dalam waktu yang tidak ditentukan.

Ia menambahkan, keberadaan percon bukan sekedar membahayakan bagi yang berada di dekatnya, namun mengganggu ketentraman masyarakat. Makanya sebelum tibanya Ramadhan ini pihaknya mengingatkan kepada para penjual percon untuk menghentikannya.

“Jangan sampai kita melakukan tindakan lebih tegas, setidaknya untuk saat kita berikan himbauan untuk tidak memperjualbelikan percon. Namun tidak menutup kemungkinan akan ditindak bila masih menjualnya, nanti kita koordinasi juga dengan pihak terkait lain yang berwewenang seperti Pol PP,” ujarnya.

Teks : Antoni Stefen

Editor : Junaedi Abdillah





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster