Perusahaan Diminta Gelar Pasar Murah

 147 total views,  2 views today

pasar-murah

Ilustrasi Pasar Murah

PALEMBANG, KS-Pemerintah Kota (pemkot) Palembang menghimbau, agar setiap perusahaan yang ada di Kota Palembang untuk melakukan pasar murah. Hal itu dilakukan, untuk membantu daya masyarakat akibat kenaikan sembilan bahan pokok (sembako).

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri (PDN), Dinas Perindustrian, Perdaganga dan Koperasi (Desprindagkop) Kota Palembang, H Yustianus menyebut himbauan itu disampaikan sesuai dengan surat edaran Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 541/1209/SJ.

Dalam surat edaran itu kata Yustinus, semua pihak baik instansi pemerintah maupun swasta diminta untuk membantu mengantisipasi dampak kenaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dan menjelang bulan suci ramadhan dengan menggelar pasar murah.

“Setidaknya perusahaan-perusahaan itu, menggelar satu kali pasar murah selama ramadhan di kawasan sekitar perusahaan. Namun idealnya, pasar murah itu digelar sebanyak lima kali selama ramadhan,” kata Yustinus ketika dibincangi di ruang kerjanya, Jumat (5/7).

Perusahaan-perusahaan dimaksud sebut Yustinus, adalah perusahaan-perusahaan yang tergolong besar seperti PT Pertamina, PT Pusri, PT Bukit Asam,  perbankan, maupun perusahaan lainnya seperti industri pengelolaan karet dan lainnya.

Pasar murah ini sebenarnya sambung Yustinus, adalah kewajiban sosial, yang harus dilakukan perusahaan.  Biaya yang dikeluarkan untuk menggelar pasar murah ini jelas dia, tidak seberapa jika dibandingkan dengan pendapatan perusahaan dalam beraktivas di Palembang.

“Himbauan ini, sudah kita sampaikan ke perusahaan-perusahaan itu secara resmi. Mereka kita harap melakukan koordinasi dengan pemkot, saat menggelar pasar murah. Ini penting, agar pemerintah tahu dimana saja titik-titik pasar murah di Palembang,” ujarnya.

Selain itu, Yustianus menambahkan, untuk memenuhi kebutuhan karyawan seperti daging sapi, telur, dan ayam potong saat bulan suci ramadhan dan Idul Fitri, perusahaan melalui koperasi karyawan dihimbau untuk melakukan arisan sehingga semua akan meringkankan beban karyawan untuk mendapatkan kebutuhan itu.  “Ini juga untuk mengurangi beban pasar, terhadap tingginya permintaan. Selain itu, bisa juga  bisa menekan harga di pasar,”tukasnya.

Teks    : Alam Trie Putra

Editor  : Dicky Wahyudi





Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Web development jasaweb wordpress - hosting by Niagahoster